Gara-gara obat nyamuk, kebakaran di Bandung tewaskan tiga anak

Gara-gara obat nyamuk, kebakaran di Bandung tewaskan tiga anak. Api mudah merembet dan menghanguskan bangunan ketika tiga anak-anak tersebut, Aldi Hadid (15), Slamet Riadi (11) dan Sandi (11) tertidur pulas.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Gara-gara obat nyamuk, kebakaran di Bandung tewaskan tiga anak
Ilustrasi kebakaran. ©2015 Merdeka.com/firewatch.co.uk

Sebuah rumah bilik seluas 4X6 meter di Kabupaten Bandung, dilahap si jago merah pada Selasa (25/4) pukul 02.00 WIB. Tiga orang anak tewas lantaran terjebak di dalam rumah yang terbakar. Peristiwa itu terjadi di rumah semi permanen milik Jeje Sunandi (47) di Kampung Bojong Resmi, RT02/RW13, Cukang Genteng, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung.

"‎Kebakaran itu menyebabkan tiga korban jiwa," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus pada wartawan, Selasa (25/4).

Yusri menuturkan, api diduga muncul dari obat nyamuk yang terpasang di rumah bilik tersebut. Api mudah merembet dan menghanguskan bangunan ketika tiga anak-anak tersebut, Aldi Hadid (15), Slamet Riadi (11) dan Sandi (11) tertidur pulas.

"Diduga korban terjebak di dalam kamar dikarenakan api sudah besar. Untuk sementara dugaan api berasal dari obat nyamuk bakar‎," imbuhnya.

Api sendiri yang diketahui warga langsung dilakukan tindakan dengan menyirami air. "Barulah satu jam kemudian api berhasil dipadamkan."

Aldi merupakan anak kandung Jeje Sunandi selaku pemilik rumah. Sedangkan Slamet Riadi merupakan anak Pipin Saripin dan Sandi merupakan anak dari Dede. Unit Identifikasi dari Polres Bandung sudah mendatangi lokasi untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran. Beberapa barang bukti di TKP diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Rekomendasi