KPK dalami munculnya nama Fahri dan Fadli Zon di kasus suap pajak

KPK dalami munculnya nama Fahri dan Fadli Zon di kasus suap pajak. Meski nama Fahri dan Fadli disebut, KPK belum berniat meminta kesaksian keduanya dalam persidangan kasus suap pajak.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
KPK dalami munculnya nama Fahri dan Fadli Zon di kasus suap pajak
Gedung KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Nama pimpinan DPR, Fadli Zon dan Fahri Hamzah disebut dalam sidang kasus suap Direktur PT Eka Prima Ekspor Ramapanicker Rajamohanan yang menghadirkan Kasubdit Ditjen Pajak Handang Soekarno. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami keterangan yang terungkap di persidangan kemarin, seperti apa kaitan dua nama itu dalam kasus suap pajak."KPK lebih lanjut tentu tetap mempelajari dan mencermati fakta yang muncul di persidangan," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Selasa (21/3).Meski nama Fahri dan Fadli disebut, KPK belum berniat meminta kesaksian keduanya dalam persidangan kasus suap pajak.."Sampai saat ini belum kita panggil baik dalam penyidikan ataupun persidangan," jelasnya.Sebelumnya, Fadli Zon yang ditemui di Komplek DPR RI pun mengaku telah mendengar berita tersebut. Dia menegaskan, tak pernah tahu dan berurusan dengan pajak sebab dia mengaku selalu membayar pajak tepat waktu dan telah melaporkan harta kekayaannya ke LHKPN."Saya tidak pernah tahu urusan itu, saya juga tidak pernah berurusan dengan pajak, saya juga membayar pajak rutin, bahkan tahun lalu saya membayar pajak via elektronik, jadi saya tidak tahu menahu," kata Fadli Zon.Fadli juga membantah mengenal Hadang Soekarno yang menyebutkan namanya saat persidangan kemarin. Apalagi dengan sosok Rajamohanan."Saya juga tidak mengenal mereka, enggak ada yang kenal satu pun. Satu pun enggak ada yang dikenal," ucapnya.Politisi Partai Gerindra itu pun mengaku sejak dirinya dan Fahri Hamzah turun di aksi bela Islam 4 November lalu, ada pihak yang berupaya mencari-cari kesalahan pajak dirinya. Namun dia mengaku tak tahu siapa orang di balik kasus ini."Tapi memang saya mendengar kabar setelah saya dan Fahri menghadiri acara 411 ada upaya mencari-cari kesalahan pajak, tetapi saya tidak pernah ada urusan itu soal pajak saya bayar rutin dan juga ikut tak amnesty," ungkapnya.

Rekomendasi