Kepolisian masih memburu para pelaku terduga sopir angkot di Samarinda, Kalimantan Timur, yang memerkosa remaja perempuan berinisial Ti (12), secara brutal. Sejauh ini lima lima terduga pelaku telah teridentifikasi dan tengah dalam pencarian.Kelima terduga pelaku adalah Ry, Ai, Ln, Rz dan Di. Ry, diduga menjadi pelaku utama pemerkosaan terhadap korban Ti, awal Januari 2017 lalu."Lima orang ini, bekerja sebagai sopir angkot. Jadi korban, ada diperkosa di dalam angkot, dan juga di rumah teman-teman dari terduga pelaku utama, Ry," kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono di kantornya, Rabu (15/3).Perbuatan pelaku dilaporkan korban ke Polresta Samarinda dengan nomor laporan LP/225/III/2017/KT/Resta Smda tertanggal 14 Maret 2017."Kami juga sudah lakukan visum terhadap korban. Nama-nama terduga pelaku, ada 5 orang. Jadi, pemerkosaan itu memang diduga dilakukan berulang-ulang selama dibawa oleh pelaku," ujar Sudarsono."Ada 2 orang yang kita minta keterangan sebagai saksi sementara ini. Dalam penyelidikan yang berjalan, kemungkinan saksi bisa bertambah. Kalau terduga pelakunya, sesuai BAP, teridentifikasi 5 pelaku ya," sebut Sudarsono.Sudarsono juga memastikan 2 saksi yang dimintai keterangannya, bersesuaian dengan keterangan korban Ti, yang saat ini berada di rumah aman, dalam penanganan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)."Kami berkoordinasi dengan KPAI, dan sekarang korban dalam pemulihan psikologisnya," demikian Sudarsono.
Informasi diperoleh merdeka.com terkini, sekira pukul 16.00 WITA, seorang terduga pelaku, berinisial Ln, berhasil diciduk tim Jatanras, di kawasan Stadion Palaran Samarinda. Kepolisian masih memburu pelaku-pelaku lainnya.Diketahui, Ti (12), diduga menjadi korban pemerkosaan 13 sopir angkot, yang beroperasi di kecamatan Samarinda Seberang. Dugaan itu diperkuat dengan bukti pakaian luar yang sobek, dan pakaian dalam dipenuhi darah yang telah mengering. Dia diduga diperkosa berulang kali, selama disekap dalam hampir 2 pekan.