2 Istri terduga teroris Soleh sama-sama bernama Fitri

2 Istri terduga teroris Soleh sama-sama bernama Fitri. Dua wanita bercadar dibawa Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di rumah sederhana, di kawasan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Senin (13/3). Dua wanita itu diketahui istri dari Soleh Abdurahman alias Abu Gugun, dengan nama yang sama Fitri.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
2 Istri terduga teroris Soleh sama-sama bernama Fitri
Polisi bawa dua wanita bercadar di rumah terduga teroris di Sukahaji. ©2017 merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

Dua wanita bercadar dibawa Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di rumah sederhana, di kawasan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Senin (13/3). Dua wanita itu diketahui istri dari Soleh Abdurahman alias Abu Gugun, dengan nama yang sama Fitri."Istrinya dua namanya Ibu Fitri yang satu lagi juga namanya Ibu Fitri," kata Ketua RT 09 Suhendra, di lokasi penggeledahan. Dua istrinya tersebut menyusul Soleh yang sudah dibawa aparat pada Kamis 9 Maret lalu di bengkel dekat kediamannya.Soleh ditangkap sebab diduga merupakan jaringan teroris bom panci yang diledakkan di Lapang Pendawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung pada Senin 27 Februari lalu. Peran Soleh yakni mendanai aksi bom panci pada tersangka Yayat Cahdiyat yang tewas dalam baku tembak saat disergap di kantor Kelurahan Arjuna. Suhendra mengatakan, Soleh sudah enam tahun menghuni rumah sederhana tersebut. Rumah itu sekaligus dijadikan tempat membuat susu murni tempat dimana Soleh mencari nafkah. Warga mengetahui Soleh beristrikan Fitri (istri pertama) dengan enam orang anak. "Kalau Fitri yang kedua baru dua bulanan tinggal di sini.Di kita juga yang terdaftar sebagai warga baru istri pertamanya. Kalau istri keduanya baru mau didaftarkan," ujar Hendra menambahkan.Yuyu (30) warga setempat mengatakan, dua tahun ke belakang aktivitas di rumah Soleh lebih tertutup dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Ditambah rumah itu juga ditutup pagar yang menutup hampir seluruh halaman muka."Jadi pas dibangun dua tahun lalu aktivitasnya makin tertutup. Apalagi pagarnya ditutup rapat," ungkapnya.Yuyu yang rumahnya cukup dekat dengan Soleh, baru mengetahui jika terduga teroris itu memiliki dua ‎istri. "Saya baru tahu pas kemarin ditangkap. Katanya itu istrinya yang kedua. Tinggalnya satu atap sama istri pertama," katanya.Kepolisian dalam penggeledahan ini mengamankan barang bukti senjata angin, peluru mimis, satu tas warna biru merek Universitas terbuka, satu buah dus paket coklat, satu dus HP berisikan baterai dan tiga handphone.

Rekomendasi