Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz akan berkunjung ke Gedung DPR/MPR pada Kamis (2/3). DPR mengundang seluruh anggota dewan, MPR, DPD, perwakilan partai-partai politik, serta tokoh-tokoh dari berbagai ormas keagamaan. Muncul kabar, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab akan diundang dalam lawatan Raja Salman ke DPR. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku tidak tahu secara detil apakah Habib Rizieq diundang dalam acara kunjungan Raja Salman. Fahri hanya menyebut total undangan mencapai 1.500 orang dari berbagai lembaga dan elemen masyarakat. "Formatnya adalah undangan yang dibuat pimpinan DPR sebagai panitia kepada anggota DPD MPR yang lainnya juga kepada anggota DPR kepada pimpinan partai-partai, ormas termasuk ormas Islam, universitas kampus ada juga kampus juga tokoh-tokoh yang kira-kira total undangannya itu 1400-1500. Jadi kita enggak tahu satu-satu dan itu tidak terlalu penting untuk kita bahas," kata Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/3).Fahri menuturkan, acara kunjungan Raja Salman sangat besar dan berkesan bagi Indonesia. Terakhir kali Raja Arab Saudi Faisal bin Abdulaziz Al Saud berkunjung ke Indonesia pada tahun 1970 atau 47 tahun lalu. Kemungkinan, kata dia, Raja Salman akan mengulang pidato Raja Faisal terkait hubungan kerjasama diberbagai sektor antara Indonesia dengan Arab Saudi. "Isunya itu adalah ini pidato Raja Salman mengulang pidato Raja Faisal 47 tahun lalu di Gedung DPR-GR yang dulu ketuanya KH. Ahmad Syaihu DPR-GR itu. Sekarang hal yang sama juga dilakukan setelah 47 tahun kunjungan yang sangat besar ini kita adakan lah dan acaranya pada masa reses," pungkasnya.
Fahri Hamzah tak tahu Rizieq diundang dalam kunjungan Raja Salman
Fahri Hamzah tak tahu Rizieq diundang dalam kunjungan Raja Salman. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku tidak tahu secara detil apakah Habib Rizieq diundang dalam acara kunjungan Raja Salman. Fahri hanya menyebut total undangan mencapai 1.500 orang dari berbagai lembaga dan elemen masyarakat.
Rekomendasi