Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pandanaran Kelurahan Cilacap Kecamatan Cilacap Selatan diubah menjadi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam pelaksanaan Pilkada Cilacap 2017, pada Rabu (15/2). Dipilihnya TPI, sebab sejak 6 bulan terakhir, nelayan alami paceklik sehingga TPI mangkrak tanpa aktivitas lelang ikan.Ketua kelompok nelayan dan tempat pelelangan ikan (TPI) Pandanaran, Tarmuji mengatakan nelayan di Cilacap memang sudah berbulan-bulan tak melaut karena tak ada ikan. Terdampak oleh paceklik nelayan, TPI Pandanaran pun sepi tak ada aktivitas lelang. Dari pada mangkrak, mengingat TPI yang cukup luas maka digunakan sebagai TPS untuk dukung kelancaran Pilkada."Jadi TPS 28 di wilayah Kelurahan Cilacap. Di kampung kan juga rumah berhimpitan, jadi lebih baik di TPI saja yang lapang," kata Tarmuji saat ditemui merdeka.com, Rabu (15/2).Ketua Panitia Pemungutan Suara TPS 28 Kecamatan Cilacap Selatan, Hari P mengatakan terdata di TPS 28 sebanyak 477 daftar pemilih tetap (DPT). Mereka ada warga yang tinggal di sekitar pantai wisata Teluk Penyu di Jalan Laut dan Jalan Pasir Emas. Mayoritas warga memang berprofesi melaut."Sampai saat ini, pukul 10.10 sudah 236 warga yang nyoblos. TPI dipilih jadi TPS karena memang tak ada aktivitas lelang," imbuhnya.Adapun pada Pilkada Cilacap 2017, bertarung tiga pasangan calon. Paslon pertama, Tatto Suwarto Pamuji dan Syamsul Aulia Rachman diusung Golkar, PAN, PKB, Demokrat. Paslon kedua, Taufik Nurhidayat dan Faiqoh Subky diusung PDI dan PPP. Sedang paslon ketiga, Fran Lukman dan Bambang Sutanto diusung Gerindra dan PKS.
Tempat pelelangan ikan di Cilacap disulap jadi TPS
Tempat pelelangan ikan di Cilacap disulap jadi TPS. TPA Pandanaran diubah menjadi TPS lantaran tempatnya yang luas dan sudah enam bulan tidak difungsikan untuk aktivitas pelelangan ikan.
Advertisement
Rekomendasi