Merasa dimusuhi tetangga, tukang servis AC gantung diri

Diduga merasa selalu dimusuhi tetangga, Amin (38) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Sontak, kejadian itu membuat warga tempat tinggalnya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Lorong Damai, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, geger.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Merasa dimusuhi tetangga, tukang servis AC gantung diri
ilustrasi gantung diri. sxc.hu

Diduga merasa selalu dimusuhi tetangga, Amin (38) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Sontak, kejadian itu membuat warga tempat tinggalnya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Lorong Damai, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, geger.Mayat pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang servis AC itu pertama kali ditemukan istrinya, Ermawati (35) saat baru pulang, Senin (13/2) malam. Ermawati curiga pintu kontrakannya terkunci dan tak kunjung dibuka suaminya.Dia pun meminta tetangganya untuk mendobrak pintu dan didapati korban telah tewas tergantung di kusen pintu dengan leher terjerat kabel. Jasadnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel setelah petugas kepolisian tiba di lokasi.Menurut Ketua RW setempat, Hamida, dirinya curiga dengan sikap korban beberapa hari sebelum ditemukan tewas. Korban terlihat gelisah dan sering bicara tak karuan."Dia (korban) pernah cerita merasa dimusuhi tetangga, merasa ada yang mengintipnya. Tidak tahu apa benar atau hanya perasaannya saja," ungkap Hamida, Selasa (14/2).Kapolsek Ilir Timur II Palembang, Kompol Hadiwijaya mengatakan, penyebab pasti kematian korban belum diketahui. Hanya saja dari ciri-ciri fisiknya, dugaan sementara korban tewas karena gantung diri."Kita masih tunggu hasil visum dokter. Dari keterangan saksi, korban jarang keluar rumah karena merasa dimusuhi tetangganya," pungkasnya.

Rekomendasi