Polisi sebut pos dilempar bom molotov di Pasar Rebo bukan markas FPI

Polisi sebut pos dilempar bom molotov di Pasar Rebo bukan markas FPI. Argo menambahkan bom yang diduga dilempar orang yang tidak dikenal itu meledak di pos ronda yang digunakan untuk berkumpul warga.

Septian Tri Kusuma
Oleh Septian Tri Kusuma - Reporter
Polisi sebut pos dilempar bom molotov di Pasar Rebo bukan markas FPI
bom molotov. ©shutterstock.com

Polisi menepis kabar soal adanya pelemparan bom molotov ke posko Front Pembela Islam (FPI) di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (2/2). Di tempat kejadian perkara (TKP) juga tidak terlihat atribut atau tulisan nama ormas tertentu."Bukan markas (ormas). Itu kayak pos ronda, kayak rumah-rumah bedeng gitu. Itu hanya (tempat) untuk kumpul-kumpul, kayak rumah bedeng," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat berada di Mapolda Metro Jaya, Kamis (2/2).Argo menambahkan bom yang diduga dilempar orang yang tidak dikenal itu meledak di pos ronda yang digunakan untuk berkumpul warga. Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat tidak mudah terpancing kabar miring yang beredar."Bukan markas lah. Makanya itu perlu diluruskan. Kalau konotasi orang itu rumah (posko), kan pasti ada papan namanya gitu. Itu rumah balai-balai aja," kata dia.Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini menambahkan masih menyelidiki peristiwa tersebut."Sekarang kita lakukan penyelidikan. Kita akan cari (pelakunya) kita lidik dulu," bebernya.

Rekomendasi