WN Rusia akui ekstrak ganja buat konsumsi pribadi & dikemas di Nepal

Saat digiring Polda Bali, Roman Kalashnikov (29), warga negara Rusia ini mengaku narkoba jenis hashish atau ekstrak ganja seberat 3 kilogram bakal dikonsumsi sendiri. Narkoba itu juga diakui pelaku telah dikemas di Nepal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
WN Rusia akui ekstrak ganja buat konsumsi pribadi & dikemas di Nepal
Wisatawan Rusia bawa narkoba di Bali. ©2016 merdeka.com/gede nadi jaya

Saat digiring Polda Bali, Roman Kalashnikov (29), warga negara Rusia ini mengaku narkoba jenis hashish atau ekstrak ganja seberat 3 kilogram bakal dikonsumsi sendiri. Narkoba itu juga diakui pelaku telah dikemas di Nepal."Tersangka baru mengaku bahwa Hashis dia dapat dari negara Nepal dan sudah dikemas seperti pasta gigi. Dia juga mengatakan kalau Hashis yang dia bawa rencananya mau digunakan sendiri," kata Kepala Bea dan Cukai Ngurah Rai, Budi Harjanto,Rabu (14/12).Menurut Budi, tersangka diketahui juga sempat mengunjungi Bali pada Oktober 2016 lalu. Namun, tidak diketahui apakah pria kelahiran 10 Juli 1987 itu membawa narkoba atau tidak.

"Bulan Oktober tersangka sempat ke Bali. Kami tidak mengetahui dia tinggal di mana dan bertemu dengan siapa atau membawa narkoba," katanya saat berada di Kantor Bea dan Cukai Ngurah Rai, Rabu (14/12) Bali.Wadir Narkoba Polda Bali AKBP Sujarwoko mengungkapkan bahwa tersangka sudah menjalani proses penyidikan di Mapolda Bali. "Tersangka sudah kita periksa dari hari Senin kemarin," tegas Sujarwoko.Dia menambahkan, selain Hashis, petugas juga mengamankan barang bukti lain seperti timbangan elektrik yang sering digunakan bandar narkoba untuk menimbang barang.

Rekomendasi