Ketegaran istri saat Sri Bintang ditahan terkait tudingan makar

Ketegaran istri saat Sri Bintang ditahan terkait tudingan makar. Menurutnya, Sri Bintang mengetik surat yang akan ditujukan kepada DPR RI meminta Sidang Istimewa kemudian menuju Hankam Mabes bertemu Panglima TNI guna menyerahkan surat tersebut dengan tanda stempel DPR RI.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Ketegaran istri saat Sri Bintang ditahan terkait tudingan makar
Ernalia istri Sri Bintang Pamungkas. merdeka.com/Nur Fauziah

Dari delapan orang yang dituding bermufakat makar, hanya Sri Bintang Pamungkas yang ditahan polisi. Sang istri, Ernalia terlihat tegar menghadapi persoalan hukum sang suami. Saat sejumlah petugas mendatangi rumahnya, dia ikut suami menemui, bahkan merekam proses jalannya penangkapan salah satu pendiri Partai Uni Demokrasi Indonesia itu."Ada (saat penangkapan), saya buat videonya ditangkap seperti zaman PKI dulu. Bilang pak ikut kami, kok sekarang? Ikut kami segera. Lah saya belum mandi. Saya mau makan dan minum obat. Minta tunggu dan mereka enggak mau. Jam 6 itu datangnya. Itu ada proses, terus bapak bentak-bentak terus bapak mau minum kopi masuk 7 orang mendekat. Kemudian datang lagi 4 mobil. Isinya 15 orang," cerita Ernalia, Senin (5/12).Dia juga menyebut penangkapan itu berlebihan. "Tapi untungnya tidak ada kekerasan," sambungnya.Bahkan, kata Erna, suaminya tak diberikan surat penangkapan. "Enggak. Saya minta bilang enggak boleh dan enggak ada," tegasnya.Usai melalui perdebatan suaminya tetap digiring ke Polda Metro Jaya. Namun, selang beberapa menit dia dikabari Sri Bintang dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.Selain itu, Erna menegaskan kalau suaminya tidak menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP), yang menudingnya akan melakukan makar. "Dia tidak mau tanda tangan BAP karena dia bukan makar kok," pungkasnya.

Erna membantah suaminya itu berupaya menggulingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sehingga Sri tidak merasa berbuat makar. Dia juga menyatakan Sri Bintang tidak ikut pertemuan dengan sejumlah aktivis lainnya di kampus Universitas Bung Karno pada 1 Desember 2016.

Menurutnya, Sri Bintang mengetik surat yang akan ditujukan kepada DPR RI meminta Sidang Istimewa kemudian menuju Hankam Mabes bertemu Panglima TNI guna menyerahkan surat tersebut dengan tanda stempel DPR RI.Erna mengakui Sri Bintang berorasi mengajak massa berkumpul ke DPR/MPR RI meminta Sidang Istimewa namun tidak mengajak makar terhadap pemerintahan yang sah.Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi RP Argo Juwono tidak mempermasalahkan tersangka dugaan percobaan makar itu enggan menanda tangan BAP. Namun penyidik akan membuat berita acara penolakan.Bukan kali ini saja Sri Bintang ditahan. Dia pernah merasakan hidup di balik jeruji besi saat mengkritik keras pemerintahan soeharto.Menanggapi hal tersebut, Erna tetap akan mendukung sang suami dan tidak pernah jera."Satu negara tanpa oposisi gimana? Dari dulu sudah mengkritisi. Diseluruh dunia ada oposisi dan tidak apa-apa. Saya tetap dukung dan tidak kapok," ujarnya.Sebelumnya diberitakan, alasan Polda Metro Jaya menahan Sri Bintang lantaran memiliki bukti-bukti kuat. Selain video yang tersebar di media sosial, ada juga surat ke DPR RI yang meminta Sidang Istimewa.Senin sore kemarin, Erna menyambangi rumah tahanan Polda Metro Jaya. Kedatangan dirinya bersama kuasa hukum Sri Bintang Pamungkas, Dahlia Zein meminta penangguhan penahanan terhadap suaminya.Di kesempatan yang sama, Erna juga membawa buku-buku bacaan buat suaminya. Menurut Erna, buku-buku tersebut permintaan suaminya, meskipun ditahan namun tetap menjalani aktivitas sebagai dosen."Bapak tetap lakukan kegiatan biasa di tahanan salah satunya buat soal untuk mahasiswanya, tadi saya bawa buku dan terima soal tersebut," tuturnya."Banyak buku bahasa Inggris dan Ekonomi. Kan mau buat soal untuk mahasiswa melalui saya. Dia malah pesen lebih baik bawa buku dari pada makanan karena untuk ilmu," lanjut Erna.Erna menyampaikan, meskipun di dalam rutan tetapi keadaan suaminya baik dan sehat."Sehat alhamdulillah baik sudah ketemu. Tapi kan saya sebagai istri rasanya tidak adil kalau tujuh dilepasin dengan tuduhan yang sama tapi pak bintang masih ditahan," pungkasnya.Sementara itu, Dahlia Zein mengatakan, surat penangguhan penahanan sudah diterima Polda Metro Jaya. "Sudah diterima sudah ada tanda terimanya. Kami akan follow up terus," kata Dahlia.Menurut Zein, kliennya ditahan atas laporan seseorang bernama Ridwan Hanafi ke Polda Metro Jaya. "Kalau saat ini kenapa bapak tak dibawa pulang karena Pak Bintang itu ditahan atas laporan Pak Ridwan Hanafi," terangnya.Dia memastikan kliennya tidak akan mengajukan praperadilan. "Ngobrol tadi kan awalnya kita mau menempuh upaya hukum praperadilan, tapi bapak bilang tidak usah dan menolak karena untuk apa praperadilan, karena tidak sesuai dan tidak ada di KUHAP praperadilan itu," ujar Dahlia.

Rekomendasi