Cari alat bukti korupsi Bupati Nganjuk, KPK geledah 5 lokasi

Cari alat bukti korupsi Bupati Nganjuk, KPK geledah 5 lokasi. Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, Febri Diansyah menyatakan penyidik anti-rasuah telah menggeledah 5 lokasi di kawasan Nganjuk maupun Jombang, Jawa Timur. Penggeledahan dilakukan terkait kasus rekening gendut Bupati Nganjuk Taufiqurrahman.

Adriana Megawati
Oleh Adriana Megawati - Reporter
Cari alat bukti korupsi Bupati Nganjuk, KPK geledah 5 lokasi
Rumah Bupati Nganjuk digeledah KPK. ©2016 merdeka.com/istimewa

Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, Febri Diansyah menyatakan penyidik anti-rasuah telah menggeledah 5 lokasi di kawasan Nganjuk maupun Jombang, Jawa Timur. Penggeledahan dilakukan terkait kasus rekening gendut Bupati Nganjuk Taufiqurrahman.Penggeledahan dilakukan di Kantor Bina Marga, Kantor Cipta Karya dan Kantor Pengairan yang berada di Nganjuk, serta Kantor Cipta Karya dan Kantor Pengairan yang berada di Jombang, Jawa Timur."Kemudian pada hari ini, di Nganjuk ada 3 lokasi, dan di Jombang ada 2 lokasi," ucap Febri kepada awak media di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (6/12).Sebelumnya, KPK telah menggeledah di 5 titik lokasi yang berada di Nganjuk dan Jombang pada hari, Senin (5/12) lalu. Penggeledahan tersebut salah satunya adalah Kantor Sekda Jombang yang merupakan kantor istri Taufiqurrahman."Di Nganjuk ada di rumah pribadi Bupati, kemudian rumah dinas Bupati di Nganjuk juga kemudian kantor Kabupaten Nganjuk. Jadi di Nganjuk ada 3 lokasi. Kemudian di Jombang ada rumah pribadi bupati, kantor sekda Jombang atau kantor istrinya. Itu 2 lokasi di Jombang," papar Febri lebih lanjut.Febri mengungkapkan hasil pada penggeledahan tersebut menghasilkan beberapa dokumen terkait perkara yang menjerat Taufiqurrahman. "Saya update untuk hari Senin (5/12) ada dokumen dan barang elektronik. Kemudian ada uang dan kendaraan. Sejauh yang kita dapat baru dokumen terkait perkara," pungkasnya.Sebelumnya, Agus belum menjelaskan secara detail apa yang menjerat Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Nganjuk itu. KPK pun sudah pernah memeriksa Taufiqurrahman pada Agustus 2016 lalu."Benar ada kegiatan penyidik KPK menggeledah di daerah Nganjuk dan juga Jombang tetapi saya mohon waktu untuk menginformasikan kembali kepada teman-teman mengenai kasusnya karena penyidik masih sedang bekerja menggeledah beberapa lokasi, termasuk untuk status tersangka akan diinformasikan kemudian," kata pelaksana harian (plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati.Taufiqurrahman diduga terkait dengan kasus dugaan korupsi, pada kegiatan APBD Nganjuk kurun 2009-2015.KPK hari ini melakukan penggeledahan di sejumlah tempat antara lain rumah dinas dan rumah pribadi bupati.Tim juga menggeledah ruang kerja Bupati Nganjuk dan Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang ada di samping ruang kerja bupati serta ruang asisten pribadi dan ruangan Sekretaris Daerah (Sekda).

Rekomendasi