Proses pencarian empat korban kapal tenggelam di perairan antara Pulau Lambego dan Pulau Jampea, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel, Sabtu siang (21/11), masih dilanjutkan, Senin (21/11).Sebelumnya enam dari 10 penumpang dan awak kapal diselamatkan nelayan lokal. Mereka ditemukan terapung dengan pelampung yang dikenakan. Sembilan dari 10 korban kapal tenggelam ini berasal dari Kabupaten Jeneponto, satu lainnya asal Kabupaten Bone. Kapal ini berlayar dari Bima NTB dengan tujuan Kabupaten Jeneponto. Selain membawa orang, juga memuat ratusan hewan ternak seperti kuda, sapi dan kambing.Kapolres Selayar AKBP Edi Suryantha Tarigan menyebutkan, enam orang yang selamat adalah Ramli (51) sang juragan kapal. Kemudian tiga anak buah kapal (ABK) masing-masing Wawan (18), Hasrul (18), Edi (29). Lalu dua penumpang masing-masing Sisi alias Azis (34) dan Baddu (53).Adapun empat korban yang belum ditemukan adalah Hamsa (28) dan Nasir (54), keduanya juga ABK Kapal Cahaya Putri. Kemudian Andi Patiroi (34) penumpang kapal asal Kabupaten Bone, Sulsel dan satu orang lagi tidak diketahui identitas dirinya."Saat ini Selayar sementara dihantam badai sehingga pencarian sempat dihentikan. Namun kemudian kondisi cuaca di tengah laut membaik sehingga pencarian kembali ditemukan," kata AKBP Edi Suryantha Tarigan.Kapal Cahaya Putri tenggelam karena kerusakan lantaran ditendang oleh kuda yang mengamuk. Kapal bocor dan tenggelam di lokasi perairan yang waktu tempuhnya dari daratan Kabupaten Selayar, kurang lebih sembilan jam.
Pencarian 4 korban kapal tenggelam di Perairan Selayar dilanjutkan
Pencarian 4 korban kapal tenggelam di Perairan Selayar dilanjutkan. Kecelakaan laut terjadi setelah badan kapal bocor ditendang kuda.
Rekomendasi