Seorang nelayan Hendra (17), warga Desa Tumbak, Kabupaten Minahasa Tenggara, tewas akibat terkena bom ikan saat menangkap ikan di laut. Kepala Kepolisian Sektor Belang AKP Jemmy Lewu mengungkapkan, korban meninggal saat melaut di sekitar perairan Laut Maluku tepat di sekitar Pulau Baling-Baling."Diketahui korban bersama tiga temannya sedang menangkap ikan dengan menggunakan bom. Tapi sayangnya bom yang digunakan justru mengenai korban," kata Hendra di Belang, Senin (31/10).Jemmy mengatakan, kedua teman korban ikut terkena serpihan ledakan dan mengalami luka-luka. "Untuk kedua teman korban yang terkena serpihan bom saat ini sedang dalam perawatan," ujar dia.Diberitakan Antara, Polsek Belang bersama dengan Unit Identifikasi Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Selatan langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. "Bersama pihak Polres sedang melakukan identifikasi di lokasi kejadian, termasuk mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan kepada teman korban," kata dia.Jemmy meminta masyarakat untuk tidak lagi menggunakan bom untuk menangkap ikan. "Kami berharap ini menjadi pelajaran juga bagi para nelayan lainnya untuk tidak menangkap ikan dengan menggunakan bom," tandasnya.
Bom ikan tewaskan satu nelayan di Minahasa Tenggara
Bom ikan tewaskan satu nelayan di Minahasa Tenggara. Seorang nelayan Hendra (17), warga Desa Tumbak, Kabupaten Minahasa Tenggara, tewas akibat terkena bom ikan saat menangkap ikan di laut. Kepala Kepolisian Sektor Belang AKP Jemmy Lewu mengungkapkan, korban meninggal saat melaut di sekitar perairan Laut Maluku.
Advertisement
Rekomendasi