Kepala Bappenas lapor kajian tanggul laut raksasa ke Presiden Jokowi

Kepala Bappenas lapor kajian tanggul laut raksasa ke Presiden Jokowi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro ke Istana Negara, Kamis (13/10). Pertemuan ini salah satunya membahas kajian proyek pembangunan tanggul raksasa.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Kepala Bappenas lapor kajian tanggul laut raksasa ke Presiden Jokowi
Bambang Brodjonegoro. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro ke Istana Negara, Kamis (13/10). Pertemuan keduanya salah satunya membahas progres kajian proyek pembangunan tanggul laut raksasa atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD)."Akhir Oktober kita janji (kajian NCICD selesai), lapor Presiden," kata Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Menurut mantan Menteri Keuangan (Menkeu) ini, Bappenas tengah mengkaji NCICD. Lamanya proses pengkajian NCICD disebabkan muncul beberapa pertimbangan pembangunan tanggul. "Yang paling penting kebutuhan tanggul lautnya seperti apa. Apakah cukup di sepanjang pantai atau di laut, itu sekarang jadi pertimbangan kita," jelasnya. Selain itu, kata dia, penurunan permukaan tanah setiap tahun di Jakarta juga menjadi instrumen penting dalam kajian NCICD. "Makanya diperlukan tanggul supaya Jakarta tidak makin tenggelam. Tapi kan enggk bisa juga hanya di sisi lautnya kita bereskan namun di sisi hulunya ketersediaannya air baku juga," ujar Bambang. Perlu diketahui, Proyek NCICD rencananya akan dibangun dalam tiga tahapan. Tahap pertama, penguatan sistem tanggul laut dan sungai yang sudah ada dan ditargetkan rampung pada 2017.Tahap dua, konstruksi tanggul laut lepas di pantai bagian barat Teluk Jakarta yang mulai dibangun pada periode 2018-2025. Sementara tahap tiga, pembangunan tanggul laut lepas pantai di Timur Teluk Jakarta. Di tahap inilah, akan ada reklamasi dan pembangunan 17 pulau.

Rekomendasi