Banyuwangi dinilai maju pesat, Bupati Anas banjir pujian

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, dianggap sukses membangun perekonomian daerahnya. Walhasil, orang nomor satu di Bumi Blambangan ini banyak menerima pujian. Salah satunya dilontarkan Ketua DPR, Ade Komarudin, yang hadir di Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2016.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Banyuwangi dinilai maju pesat, Bupati Anas banjir pujian
Bupati Anas dalam acara Banyuwangi Batik Festival. ©2016 Merdeka.com/ Moch Andriansyah

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, dianggap sukses membangun perekonomian daerahnya. Walhasil, orang nomor satu di Bumi Blambangan ini banyak menerima pujian. Salah satunya dilontarkan Ketua DPR, Ade Komarudin, yang hadir di Banyuwangi Batik Festival (BBF) 2016. Untuk mendongkrak perekonomian daerah, Anas menggelar pelbagai acara dikemas dalam Banyuwangi Festival tiap tahunnya. Pada tahun 2016 ada 53 event, salah satunya BBF di Taman Blambangan, Minggu (9/10) malam.Berkat acara berkelas, dalam kurun waktu lima tahun terakhir perekonomian kabupaten berjuluk 'The Sunrise of Java' ini mengalami tren positif. Pertumbuhan ekonominya berada di atas rata-rata Jawa Timur dan nasional. Indikatornya, produk domestik regional bruto (PDRB) yang terus melesat. Di Tahun 2010, PDRB Banyuwangi mencapai Rp 32,46 triliun. Angka ini meningkat di Tahun 2011, yaitu Rp 36,95 triliun. Medio 2012 kembali naik menjadi Rp 42,10 triliun. Naik lagi Rp 47,23 triliun di 2013, dan Rp 53,37 triliun di 2014.Pertumbuhan nilai PDRB ini, menunjukkan perputaran ekonomi di Banyuwangi bergerak positif dan berkesinambungan. Kondisi inipun berimbas pada pendapatan per kapita masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pendapatan per kapita masyarakat Banyuwangi terdongkrak 62 persen dari Rp 20,8 juta di Tahun 2010 menjadi Rp 33,6 juta di 2014. Angka ini melampaui sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur, yang sebelumnya selalu di atas Banyuwangi.Dari aspek kapasitas fiskal, kemampuan APBD Banyuwangipun terus meningkat dari tahun ke tahun. Belanja pemerintah turut menggerakkan perekonomian. Di Tahun 2010, APBD Banyuwangi hanya Rp 1,29 triliun. Namun, di 2015 melesat di angka Rp 3 triliun. Dari capaian APBD di Tahun 2010 ke 2015, secara kumulatif tumbuh pesat dari 133 persen menjadi 171,43 persen atau naik rata-rata 34,28 persen pertahunnya. Presentasi kenaikan ini lebih tinggi dari nasional yang hanya berada di kisaran 15 persen per tahun. ‎Dengan kondisi pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi yang mampu 'menendang' capaian nasional, kepemimpinan Anas selama dua periode inipun mendapat pujian dari pelbagai kalangan. Saat memberi sambutan di BBF 2016, Ketua DPR Ade Komarudin memuji kinerja Anas. "Saya kenal lama dengan Pak Anas. Dulu saya biasa memanggilnya Triple A (A3/Abdullah Azwar Anas). Sejak dia masih di DPR, saya sangat mengenal baik beliau. Saya senang rekan saya sukses menjadi Bupati Banyuwangi. Saya senang dan takjub atas kemajuan Banyuwangi," kata Ade.

Pujian untuk Anas juga dilontarkan Menteri PU-Pera, Basuki Hadimuljono. "Ini bukan stand-up comedy. Tapi ini Batik Festival. Saya tidak akan berbicara banyak. Saya sangat mendukung pariwisata Banyuwangi. Saya ucapkan selamat bagi warga Banyuwangi, yang memiliki bupati sekaliber Pak Anas," puji Basuki. Pujian kepada Anas juga diberikan Sekretaris Daerah Banyuwangi, Slamet Kariyono yang bakal pensiun November mendatang. Saat Bupati Anas memintanya memberi sambutan di acara BBF 2016, Slamet justru menyampaikan pujiannya. "Besok (November) saya akan besok pensiun. Saya berterima kasih diberi kesempatan berpidato. Karena besok saya akan menjadi petani. Kita patut berterima kasih, tanpa bimbingan bupati yang masih sangat muda ini, Banyuwangi tidak akan berkembang seperti sekarang ini. Kinerja birokrasi yang sangat baik ini, adalah berkat motivasi beliau," tandas Slamet.

Rekomendasi