Jamaludin, seorang penjual kopi di Depok, sempat melayani Anton yang membeli kopi sesaat sebelum membunuh dua rekannya hendy dan Sanusi, pada Jumat (30/9) malam. Saat itu Anton membeli tiga kopi hitam."Semuanya dibungkus ada tiga kopi," kata Jamal, Kamis (6/10).Selain kopi, katanya, Anton juga memesan es teh manis. Namun es itu dia minum di warung. "Kalau es tehnya di minum di sini," ceritanya.Anton juga sempat membeli gorengan tahu dan bakwan. Semua pesanannya minta dibungkus, kecuali es the manis. "Dia minta gelas plastik juga untuk kopinya," tuturnya.
Setelah itu Anton pergi menggunakan mobil. Namun Jamal lupa jenis mobil yang dinaiki Anton saat itu. Jamal mengaku, baru kali itu Anton datang ke warungnya.
"Sekitar jam 7-8 malam. Terus pergi naik mobil," pungkasnya.Seperti diketahui Anton meracun Shendy dan Sanusi dengan mencampurkan sianida dalam kopi. Setelah keduanya tewas, jasadnya langsung dibuang ke Limo, Depok. Jasad keduanya baru ditemukan warga pada Sabtu (1/10 pagi).