Wakapolda Metro Jaya mendatangi kantor GO-JEK di Kemang

Wakapolda Metro Jaya mendatangi kantor GO-JEK di Kemang. Hingga siang ini demo masih berlangsung. Saat tiba di lokasi, Wakapolda segera menemui manajemen perusahaan.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Wakapolda Metro Jaya mendatangi kantor GO-JEK di Kemang
aksi long march go-jek. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana mendatangi Kantor GO-JEK di Jalan Kemang, Jakarta Selatan. Setibanya di lokasi, Santana disambut para pengendara GO-JEK yang sedang demo di kantor GO-JEK."Kasih jalan, kasih jalan buat Wakapolda teriak para pengendara GO-JEK di lokasi," Senin (3/10)."Dibuka jalannya, tolong dibuka jalannya buat Pak Wakapolda," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Tubagus Ade Hidayat.Setelah menyalami beberapa perwakilan pengendara GO-JEK, Suntana bergegas masuk ke kantor GO-JEK untuk menemui pihak manajemen.Ratusan pengendara GO-JEK melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor GO-JEK di Jalan Kemang, Jakarta Selatan. Mereka menuntut pihak manajemen menghapus aturan performa yang dianggap merugikan para pengendara GO-JEK.Mereka menilai, aturan performa diputuskan secara pihak. Dinilai mereka aturan performa secara tidak langsung telah merampas hak dari pada pengemudi GO-JEK yakni perihal bonus.Aturan performa sendiri mengatur soal performa setiap individu pengendara GO-JEK. Di mana pengendara GO-JEK akan mendapatkan bonus sebesar Rp 140 ribu jika performa mereka di atas 50 persen.Namun, bonus tidak diberikan jika performa mereka di bawah 50 persen. Padahal, para pengemudi GO-JEK sangat bergantung dengan bonus tersebut. Sampai saat ini, aksi masih terus berlangsung.Mereka masih menunggu pihak manajemen turun untuk melakukan dialog dengan para pengendara GO-JEK. Puluhan polisi terus mengawal ketat aksi para pengendara GO-JEK.

Rekomendasi