Butuh waktu hingga 18 jam bagi Setiadi untuk mencuci koin yang disimpannya dalam oli. Sebab, koin-koin itu sudah bertahun-tahun direndamnya dalam oli.Dia menceritakan pada hari libur dirinya mencuci koin pakai bensin mulai jam 05.00 WIB."Dari subuh sampai jam 11 malam. Waktu itu hari Sabtu," katanya, Rabu (28/9).Dia sempat merasa jijik karena oli itu sudah lebih dari dua tahun. Sudah banyak pula koin yang sangat pekat karena sudah sangat lama direndam dalam oli."Ada sih (perasaan jijik) terutama di bagian bawah, koinnya ada yang legam banget," ceritanya.Namun secara telaten Setiadi mencucinya satu per satu koinnya pakai bensin. Hal itu dilakukan untuk menghilangkan lengketnya oli."Habis empat liter bensin buat mencuci," katanya.Setelah oli hilang Setiadi melanjutkan ke tahap pencucian selanjutnya. Dia mencuci pakai deterjen untuk menghilangkan aroma menyengat bensin."Habis dua kilo deterjennya," katanya.Proses pencucian pun selesai pada pukul 23.00 WIB. Dia sempat merasa lelah saat mencuci karena hanya dilakukan sendiri. Namun keinginannya untuk mendapatkan motor sangat besar sehingga rasa lelahnya pun dikesampingkan."Setelah dicuci seharian baru besoknya dikeringkan," katanya.Proses pengeringan juga dilakukan seharian. "Dikeringin pakai handuk lalu sedikit dijemur," katanya.Setelah prosesnya selesai baru Setiadi menghubungi diler. Kemudian ketika mendapat persetujuan soal pembayaran pakai koin, bapak empat anak ini pun langsung membawa pakai ember dan dus."Saya juga enggak hitung sendiri. Pokoknya saya percayakan pada dealer," tutupnya.
Demi CBR, Setiadi habiskan 4 liter bensin selama 18 jam mencuci koin
Demi CBR, Setiadi habiskan 4 liter bensin selama 18 jam mencuci koin. Butuh waktu hingga 18 jam bagi Setiadi untuk mencuci koin yang disimpannya dalam oli. Sebab, koin-koin itu sudah bertahun-tahun direndamnya dalam oli.
Rekomendasi