Mabuk Arak saat mancing, Sukarta ditemukan tewas

"Saya kira dia tidur karena sudah mabuk. Saya bangunkan suruh pulang, tetapi tidak bergerak."

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mabuk Arak saat mancing, Sukarta ditemukan tewas
Ilustrasi Mayat. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

I Gede Nyoman Sukarta (42), ditemukan tidak bernyawa di jembatan bendungan Tukad Badung, Senin (5/9). Peristiwa ini sempat membuat para pemancing di lokasi geger korban yang sudah terbujur kaku.Pacar korban, Sukartini (50), mengaku korban sempat mengirim pesan singkat kepadanya mengaku sedang mancing di sekitar bendungan. Selang satu jam kemudian saksi menyusul, namun korban tidak berada di tempat. Bingung tidak menemukan korban di lokasi, Sukartini menghubungi korban kembali. Korban mengaku tengah minum-minum arak di rumah temannya. Dari sini, dalam kondisi mabuk, korban ternyata tidak kembali ke rumah dan memilih kembali ke tempat memancing.Mengetahui korban mabuk karena habis minum, saksi tidak berani menegur dan membiarkan korban kembali mancing. Karena khawatir, Sukartini mencari korban yang dikatakan dalam keadaan mabuk. "Saya kira dia tidur karena sudah mabuk. Saya bangunkan suruh pulang, tetapi tidak bergerak. Badannya sudah dingin dan kaku," tutur Sukartini di RSUP Sanglah Denpasar, Bali.Pengakuannya saat itu dirinya sempat panik dan berusaha mengusap muka korban menggunakan air. Namun, korban rupanya sudah meninggal.Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. ‎"Tadi pagi kita mendapat laporan ada orang meninggal di jembatan penyeberangan Tukad Badung. Setelah diperiksa tidak ditemukan hal mencurigakan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit," ujarnya.Korban yang berasal dari Tabanan, ini kemudian dievakuasi oleh warga dan dibawa menggunakan mobil Ambulance BPBD Kota Denpasar ke RSUP Sanglah.

Rekomendasi