Atlet disabilitas: Kami juga tak ingin terlahir seperti ini

"Kami tidak tahu kemana lagi, kami juga tak ingin terlahir seperti ini. Jadi kaum disabilitas di Sumsel," ungkap Ryan.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Atlet disabilitas: Kami juga tak ingin terlahir seperti ini
Atlet disabilitas Sumsel ditemui anggota DPRD. ©2016 merdeka.com/irwanto

Saat bertemu dengan Komisi V DPRD Sumsel, pernyataan miris terucap dari Ketua National Paralympic Committee (NPC) Sumsel, Ryan Yohwari. Mewakili atlet-atlet disabilitas, Ryan menyesalkan sikap pemerintah yang tak perhatian dengan nasib mereka meski mengharumkan nama daerah."Kami tidak tahu kemana lagi, kami juga tak ingin terlahir seperti ini. Jadi kaum disabilitas di Sumsel," ungkap Ryan, Senin (29/8).Pernyataan Ryan itu membuat belasan atlet disabilitas yang hadir tertegun sejenak, termasuk juga para awak media yang melakukan peliputan. Tangan Ryan terlihat bergetar saat mengungkapkan kalimat-kalimat menyentuh hati, matanya memerah menahan sedih."Kami tidak mengeluh, tapi inilah kondisinya. Kami minta keadilan," kata dia.Menurut dia, kehadiran NPC bukan bertujuan untuk menampung para penderita disabilitas yang ingin menjadi atlet. Tetapi, pada kenyataannya atlet disabilitas juga mampu berprestasi, mengharumkan daerah dan bangsa di mata dunia."Kami juga ingin NPC dibubarkan saja di masa mendatang. Karena kami tidak ingin lagi ada manusia yang lahir seperti ini. Atau mungkin nanti ada orang-orang di ruangan ini juga bernasib seperti kami," tuturnya.

Rekomendasi