Seorang balita bernama Hiban Hamid (4) tewas tercebur sumur sedalam 25 meter di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Korban merupakan putra dari pasangan Sutikno (35) dan Ami (35). Kejadian ini terjadi korban sedang bermain bersama kakak perempuannya di sekitar sumur belakang rumah sekitar pukul 15.00 WIB sore. Tanpa pengawasan, korban naik ke bibir sumur dan terpeleset jatuh ke dalam sumur. Mengetahui adiknya tercebur, kakak korban, Rifki (14) berteriak meminta pertolongan. Warga RT 14/ RW 02 Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, berdatangan dan berusaha memberikan pertolongan. Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga berusaha menyelamatkan Hiban. Namun naas, upaya tersebut tidak berhasil. Korban berhasil diangkat dalam kondisi tak bernyawa. Kanit Reskrim Polsek Poncokusumo, Iptu Andik Risdianto mengatakan petugas medis sudah melakukan visum bagian luar jasad Hiban. Hal ini karena pihak keluarga korban enggan jasad Hiban diautopsi. "Polisi bersama petugas medis dari Puskesmas melakukan visum luar saja karena keluarga menolak dilakukannya autopsi," kata Andik di Malang, Rabu (24/8).
Tak diawasi, balita di Malang tewas tercebur sumur
Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga berusaha menyelamatkan Hiban.
Advertisement
Rekomendasi