Dua desa di Cianjur terisolir karena jembatan putus

Selama ini aktivitas warga menjadi terganggu akibat tidak adanya fasilitas jembatan penyeberangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dua desa di Cianjur terisolir karena jembatan putus
Jembatan Putus. ©2013 Merdeka.com/parwito

Puluhan tahun warga di Desa Kubang, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur, Jabar, berharap mendapat bantuan dari Pemkab Cianjur, berupa jembatan penghubung antar desa yang belum pernah dimiliki warga."Harapan kami Pemkab Cianjur, megabulkan harapan kami untuk segera membangunkan jembatan di atas aliran sungai Cihajere yang selama ini menjadi penghubung antar dua desa karena tidak adanya jembatan penghubung," kata Udin (55) seorang warga pada wartawan Minggu (14/8).Dia menjelaskan, selama ini aktivitas warga menjadi terganggu akibat tidak adanya fasilitas jembatan penyeberangan. Terlebih ketika hujan turun deras, lebar sungai Cihajere yang mencapai 30 meter meluap, sebagian besar anak usia sekolah di wilayah tersebut terpaksa libur."Puluhan tahun warga bertahan dengan kondisi tersebut, sehingga harapan mereka besar harapan mereka terhadadap pemerintah untuk segera membangunkan jembatan di atas aliran sungai Cihajere yang selama ini menjadi penghubung Desa Kubang dengan Desa Sukamahi," kata Udin seperti diberitakan Antara.Sementara itu, Kepala Desa Kubang, Husen mengungkapkan, kondisi yang selama ini dialami warganya membuat roda perekonomian menjadi terhambat. Tidak ada alat transportasi yang mau masuk ke wilayah tersebut karena harus menyeberangi sungai yang lairannya cukup deras terutama ketika musim penghujan."Kami telah berkali-kali mengajukan ke dinas terkait di Pemkab Cianjur, namun hingga saat ini belum ada respon. Untuk membuat fasilitas jembatan di atas aliran sungai Cihajer diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp 800 juta. Sedangkan kami tidak memiliki dana sebesar itu," katanya.Meskipun pemerintah pusat selama ini mengucurkan anggaran untuk pemerintah desa, anggaran tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur jalan yang terdapat di seluruh wilayahnya."Anggaran yang selama ini pemerintah kucurkan untuk desa sudah kami gunakan untuk sektor infrastruktur jalan. Saat ini jumlah anggaran yang dikucurkan pemerintah baik pusat, provinsi belum bisa membangun jalan yang ada di sini," kata dia.Pihaknya berharap Pemkab Cianjur, dapat membantu kesulitan warga tersebut dengan membangun jembatan penghubung agar dapat meningkatkan ekonomi warga dan anak usia sekolah dapat menimba ilmu dengan tenang tanpa harus menempuh resiko terbawa arus.

Rekomendasi