Ditjen hubla sosialisasikan kenavigasian lewat festival film

Festival Film Kenavigasian tahun ini diikuti oleh 18 Distrik Navigasi di seluruh Indonesia.

Ibnu Siena
Oleh Ibnu Siena - Reporter
Ditjen hubla sosialisasikan kenavigasian lewat festival film
Benoa Pelabuhan. Merdeka.com

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DITJEN HUBLA) melakukan sosialisasi perihal peran penting kenavigasian khususnya dalam mendukung terciptanya keselamatan pelayaran dan lingkungan maritim di wilayah perairan Indonesia melalui Festival Film Kenavigasian (FFK) yang digelar di Semarang, Jumat (5/08).Festival Film Kenavigasian ini merupakan kegiatan kedua kalinya digelar, setelah pada tahun 2015 lalu kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kota Palembang.FFK tahun ini diikuti oleh 18 Distrik Navigasi di seluruh Indonesia dan digelar bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis Kenavigasian 2016 dengan tema "Tol Laut Dalam Perspektif Kenavigasian".Adapun 18 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kenavigasian yang ikut dalam FFK tahun ini antara lain Distrik Navigasi Kelas I Belawan, Dumai, Palembang, Samarinda, Surabaya, Tanjung Pinang, Tanjung Priok; Distrik Navigasi Kelas II Banjarmasin, Benoa, Jayapura, Kupang, Sabang, Semarang, Teluk Bayur; serta Distrik Navigasi Kelas III Cilacap, Merauke, Pontianak dan Tarakan.Kemudian tahapan seleksi sendiri dilakukan oleh tim juri dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang diketuai oleh R.B Aramantono. Dari 18 UPT Kenavigasian yang ikut, maka terpilihlah delapan film yang berhak masuk nominasi pemenang serta diputar di XXI Paragon Semarang hari ini.Delapan nominasi film tersebut yaitu Cahaya Belawan produksi Distrik Navigasi Kelas I Belawan, Lampumu Pelita Hatiku (Distrik Navigasi Kelas I Dumai), Laskar Navigasi (Distrik Kelas I Palembang), Aku Captain Kapal (Distrik Navigasi Kelas II Jayapura), Mimpi dari Selatan Indonesia (Distrik Navigasi Kelas II Kupang), Birunya Samuderaku (Distrik Navigasi Kelas II Semarang), Si Denok dari Pantai Selatan (Disrik Navigasi Kelas III Cilacap) dan Namaku Dolli (Dsitrik Navigasi Kelas I Surabaya).Selanjutnya, pemenang akan diumumkan pada tanggal 6 Agustus besok, bertepatan dengan acara penutup Rakornis Kenavigasian 2016 bertempat di Hotel Novotel, Semarang.Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Tonny Budiono, penyelenggaraan FFK ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus mensosialisasikan tugas dan fungsi sektor kenavigasian kepada masyarakat.“Saya menyambut positif digelarnya festival film seperti ini. Saya harap masyarakat dapat mengetahui dan lebih familiar terhadap keberadaan kenavigasian sebagai salah satu ujung tombak bagi keselamatan dan keamanan pelayaran dimana posisinya sangat strategis dalam mendukung program Tol Laut dan pencanangan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla,” kata Tonny Budiono.Sedangkan Direktur Kenavigasian, Bambang Wiyanto menyatakan bahwa sebagian besar masyarakat di Indonesia belum tahu tentang kenavigasian, padahal kenavigasian memiliki peran yang terkait langsung dengan keselamatan dan keamanan kapal-kapal yang berlayar di lautan luas.Peran tersebut antara lain menyediakan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) yang andal, alur pelayaran yang aman, kapal kenavigasian serta telekomunikasi pelayaran.“Selain itu, peran kenavigasian juga sangat signifikan dalam mendukung terciptanya konektivitas transportasi antarwilayah dan antarpulau yang bertujuan untuk menekan disparitas harga antara wilayah Indonesia Bagian Barat dengan Indonesia Bagian Timur sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat pun lebih merata," kata Bambang Wiyanto.Sebelumnya, tahun 2015 lalu, Kantor Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok keluar sebagai juara umum dan berhak menerima piala bergilir Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Rekomendasi