Kerap meresahkan nelayan, buaya sungai sepanjang 4,5 M ditangkap

Buaya ini sering memakan hewan ternak warga yang tinggal di bantaran sungai.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Kerap meresahkan nelayan, buaya sungai sepanjang 4,5 M ditangkap
ilustrasi pengunjung memberi makan buaya di Elephant Kingdom, Thailand. ©2016 SWNS/Jon Nok

Warga berhasil menangkap seekor buaya dalam keadaan mati yang selama ini sering meresahkan para pencari lokan atau kerang besar di daerah aliran sungai (DAS) Singkil, Kabupaten Aceh Singkil.Kepala Kampong Ranto Gadang, Aceh Singkil, Baharuddin membenarkan bahwa warganya berhasil menangkap buaya dengan menggunakan alat pancing khusus, dikutip dari Antara, Minggu (31/7)."Buaya yang didapat berkisar sepanjang 4,5 meter di Sungai Singkil, namun ketika hendak dibawa ke pusat kota Singkil buaya tersebut sudah mati," ujar dia.Informasi yang berhasil dihimpun dari warga sekitar, buaya yang berhasil ditangkap tersebut merupakan buaya yang sering memangsa hewan ternak milik warga yang bermukim di bantaran Sungai Singkil atau tepatnya di Desa Rantau Gedang dan Desa Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil.Bukan hanya itu, warga menilai keberadaan buaya tersebut telah mencemaskan masyarakat khususnya bagi para nelayan yang mencari rezeki di sungai, termasuk masyarakat yang berprofesi sebagai pengambil kerang."Buaya yang tertangkap ini merupakan buaya yang sering menampakkan diri saat masyarakat mencari nafkah di seputar Sungai Singkil," kata Rahman yang mengaku warga Kecamatan Singkil usai melihat buaya yang tertangkap.Rahman menjelaskan, buaya yang tertangkap tersebut melalui pancing warga, dan dengan tertangkapnya seekor buaya ini, masyarakat Rantau Gedang dan masyarakat sekitar Sungai Singkil juga akan kembali memasang pancing, karena masih banyak buaya yang dinilai sangat mencemaskan masyarakat pada saat turun ke sungai.

Rekomendasi