Jenazah pilot heli yang jatuh di Kalasan dibawa ke Deliserdang

Kedatangannya disambut dengan prosesi upacara militer.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Jenazah pilot heli yang jatuh di Kalasan dibawa ke Deliserdang
Helikopter jatuh di Sleman. ©twitter.com

Jenazah Kapten Cpn Titus Benekdictus Sinaga, pilot helikopter Bell 205 milik TNI AD yang jatuh di Kalasan, Sleman, Yogyakarta, pada Jumat (8/7) lalu, dibawa ke Deli Serdang, Sumut. Selanjutnya, jenazahnya akan dimakamkan di Desa Lobutua, Palipi, Samosir. Isak tangis mewarnai kedatangan jenazah Titus di rumah duka di Jalan Perhubungan, Dusun II, Kelurahan Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sabtu (16/7) siang.Jenazah Titus tiba di rumah duka sekitar pukul 14.30 WIB. Kedatangannya disambut dengan prosesi upacara militer.Istri Titus, Putri Yosefa (27) tampak menangis mendampingi jasad suaminya yang ada dalam peti mati berbalut bendera merah putih. Tangisan keluarga yang telah menunggu juga pecah."Benekdictus cepat kali kau pergi. Anakmu masih kecil," rapat salah seorang di antara mereka. Titus meninggal di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Udara Hardjolukito, Yogyakarta, pada hari Jumat 15 Juli 2016, sekitar pukul 13.00 WIB. Dia sempat menjalani perawat medis selama sepekan, setelah helikopter yang dipilotinya jatuh di Kalasan, Sleman, Yogyakarta, pada Jumat (8/7).Dengan meninggalnya Titus, jumlah korban yang meninggal dunia menjadi 4 orang. Sebelumnya, tiga tewas akibat kejadian itu, yakni Letda Cpn Angga Juang, Serda Yogi Riski Sirait, dan seorang warga, Fransisca Nila Agustin. Titus meninggalkan seorang istri dan bayi laki-laki yang masih berusia 6 bulan.

Rekomendasi