Bujuk rayu dan ancaman Anwar ke istri agar bantu kabur dari Rutan

Saat kabur, Anwar memperdaya sang istri, Ade Irma Suryani, untuk membantunya.

Mardani
Oleh Mardani - Reporter
Bujuk rayu dan ancaman Anwar ke istri agar bantu kabur dari Rutan
Anwar bin Kiman. ©2016 merdeka.com/ronald

Petugas Resmob Mapolda Metro Jaya akhirnya berhasil menangkap Anwar bin Kiman di rumah kakak iparnya di Kampung Tenjo, kawasan Perhutani Jasinga Bogor, Kamis (14/7) lalu. Anwar dibekuk setelah sebelumnya berhasil kabur dari Rutan Salemba pada Kamis (7/7) lalu.Ada cerita di balik kaburnya Anwar dari Rutan Salemba. Anwar kabur dengan menggunakan pakaian perempuan dan kerudung. Saat kabur, Anwar memperdaya sang istri, Ade Irma Suryani, untuk membantunya.Namun, ada proses hingga Ade Irma mau membantu Anwar. Tepatnya pada hari Lebaran sekitar pukul 14.30 WIB, Ade Irma Suryani datang membesuk Anwar di Rutan Salemba. Dalam kunjungannya itu, terjadilah percakapan antar keduanya. Anwar melancarkan bujuk rayunya kepada sang istri agar mau membantunya kabur dari tahanan."Bu kalau Ayah dioper ke Nusakambangan, Ibu enggak bisa besuk lagi karena ongkos ke Nusakambangan enggak cukup Rp 100.000. Bu, Ayah mau kabur sajalah. Soalnya Ayah enggak kuat kalau dioper ke Nusakambangan," keluh Anwar kepada sang istri.

Ade Irma sempat mencegah niat suaminya untuk kabur. Sebab dia punya 2 anak dan merasa khawatir."Kalau Ayah mau kabur pikir-pikir dulu, kasihan sama anak dan keluarga," pinta Ade Irma.Namun Anwar tetap kukuh ingin kabur. "Ayah sudah pikirin, mau kabur. Ibu beli gamis, lipstik sama kacamata saja," pinta Anwar.Pada akhirnya, sang istri pun tak bisa menolak keinginan suaminya itu. Dia pun menuruti keinginan Anwar untuk dibawakan baju, lipstik dan kacamata. "Iyah sudahlah nanti Ibu beliin," kata Ade Irma.Tak cuma itu, Anwar juga mengancam akan menceraikan Ade Irma jika tak bersedia membawakannya gamis pada saat Lebaran kedua."Gamis itu, istri diancam kalau sampai tidak dibawain, istrinya bakal diceraikan," kata Krishna, Kamis (14/7).

Keesokan harinya, pada pukul 14.00 WIB, Ade Irma kembali datang membawa pesanan sang suami dalam sebuah plastik warna hitam. Kemudian, Anwar pun menggambarkan stamp di tangannya sambil melihat stamp di tangan kanan sang istri."Anwar menggambar stempel kunjungan dengan contoh gambar yang ada di tangan kanan Ade Irma dengan menggunakan spidol warna biru," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti di Polda Metro Jaya, Jumat, (15/7).Usai menggambarkan stempel di tangannya, Anwar pun mengganti pakaiannya dengan yang dibawakan oleh sang istri. Setelah itu, Anwar mengajak istrinya berjalan dengan menggendong anaknya ke luar melewati 4 pintu yang dijaga oleh sipir.Berhasil keluar dari rutan, Anwar bersama istrinya langsung berjalan menuju pangkalan bajaj yang tak jauh dari rutan. Kepada sopir bajaj, keduanya meminta diantar ke Tanah Abang.Selama pelarian dalam kurun waktu satu Minggu, Anwar berpindah-pindah tempat. Sebelum ke tempat kakak iparnya di Bogor, dia sempat ke Bandung, Garut, Tasik dan seputar Jawa Barat."Dia minta duit Rp 50 ribu ke kakaknya, setiap kabur ke rumah saudara minta duit Rp 50 ribu untuk makan bilangnya," jelas Khrisna.

Rekomendasi