Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Tito Karnavian lega setelah menjalani uji kelayakan dan kompetensi atau fit and proper test di komisi III DPR, Kamis (23/6). Dia menilai mulusnya jalan menuju kursi Kapolri sebagai sebuah cobaan.
"Bagi saya pribadi, kalau rangkaian-rangkaian ini tuntas, kemudian saya diberikan amanah ini, bagi saya adalah suatu cobaan dari Allah SWT, saya ingin berbuat yang terbaik bagi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara. Saya kira itu saja," kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/6).
Tito tak lupa mengucapkan syukur pada sang pencipta setelah menjalani serangkaian proses fit and proper test. Dia mengaku mencoba sebaik mungkin menjawab pertanyaan anggota komisi III DPR.
"Saya juga berusaha menjawab sebaik-baiknya. Kemudian dari komisi III sudah menyatakan mereka menyetujui pengusulan saya menjadi Kapolri. Saya mengucapkan terima kasih untuk itu," tuturnya.
Tito berharap dukungan penuh dari masyarakat Indonesia. Ini penting untuk bekalnya menjalankan tugas dari presiden dan program yang sudah dipaparkan di gedung wakil rakyat.
"Namun lebih dari itu saya kira karena rangkaian fit and proper ini banyak dilihat dan didengar langsung oleh masyarakat, saya tentunya mengharapkan dukungan dari seluruh anggota masyarakat tidak hanya dari komisi III, kiranya kami dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.