Polda Jateng: 11 korban longsor Purworejo belum ditemukan

Evakuasi korban, Polda Jateng terjunkan anjing pelacak dan alat berat.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Polda Jateng: 11 korban longsor Purworejo belum ditemukan
Longsor Purworejo. ©2016 merdeka.com/parwito

Jajaran Polda Jawa Tengah (Jateng) terus berkoordinasi dengan TNI untuk mengevakuasi korban bencana longsor di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Bahkan, Polda juga menerjunkan anjing pelacak ke lokasi bencana untuk memudahkan evakuasi korban.

"Kami mengerahkan anjing pelacak yang mendeteksi lokasi korban untuk memudahkan evakuasi karena tanahnya mengering," Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/6).

Selain tanah yang mulai kering, ketebalan tanah juga membuat tim evakuasi kesulitan mencari korban. "Ketebalan tanah cukup tinggi sehingga kita memerlukan anjing pelacak dan alat berat sudah masuk ke lokasi," ujar dia.

Dari catatan kepolisian, sejauh ini masih ada 11 korban yang belum ditemukan di Purworejo. Untuk mencari 11 korban itu, Polri dan TNI menurunkan 1 kompi anggotanya ke beberapa titik.

"Kita tempatkan 1 kompi di Purworejo, di Kebumen dan Banjarnegara. Selain itu kita kirim DVI untuk mengidentifikasi korban-korban bencana tersebut karena kondisi jenazah membutuhkan DVI untuk identifikasi," terangnya.

Mantan Kakorlantas itu melanjutkan, setelah mengevakuasi para korban, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga berencana turun ke lokasi untuk berkoordinasi dengan warga agar mau direlokasi ke tempat yang lebih aman.

"Setelah ini gubernur berencana melakukan relokasi dan akan dikoordinasikan ke warga," ucapnya.

Rekomendasi