Melawan pakai senpi, dua pencuri motor di Pasar Rebo ditembak mati

Mereka diduga komplotan residivis pencuri kendaraan dengan kekerasan yang menggunakan senjata api.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Melawan pakai senpi, dua pencuri motor di Pasar Rebo ditembak mati
Ilustrasi Begal Motor. ©2015 Merdeka.com

Polisi Polda Metro Jaya menembak mati dua pencuri motor di Jalan TB Simatupang Kampung Gedong Pasar Rebo Jakarta Timur. Dua pria yakni Fahri alias Ani (30) dan Riski (23). Mereka diduga komplotan residivis pencuri kendaraan dengan kekerasan yang menggunakan senjata api."Kedua pelaku ditangkap saat bertransaksi jual beli motor hasil curian," kata Kepala Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Hadi Santoso seperti dikutip dari Antara, Minggu (29/5). Eko mengatakan kejadian ini berawal saat Tim Opsnal Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pimpinan Komisaris Polisi Handik Zusen menerima informasi transaksi jual beli motor curian di kawasan tersebut pukul 10.00 WIB.Kemudian, polisi mengamati tiga orang yang diduga sedang bertransaksi kendaraan hasil curian. Di lokasi, kata Eko, terlihat dua orang pria yang menyerahkan sebuah kendaraan ke pria lainnya. Polisi pun langsung menyergap ketiga pria ini. Namun, saat akan disergap, Fahri dan Riski terlihat mengeluarkan senjata api bahkan mengarahkannya ke polisi seperti hendak melakukan perlawanan. Melihat hal ini, polisi dengan sigap melepaskan tembakan ke arah dada kedua pelaku pencurian sepeda motor hingga keduanya tewas di lokasi. "Sementara seorang lainnya bernama Nanang Supriyatna (38) berperan sebagai joki penadah sepeda motor diamankan," ujar Eko.Usai ditangkap, diketahui Nanang mendapat perintah Dudun (Daftar Pencarian Orang) untuk mengambil sepeda motor curian dari Fahri dan Riski. Nanang sendiri adalah joki penadah sepeda motor sejak 2013. Untuk tiap transaksi, Nanang diberi imbalan sebesar Rp 300 ribu. Dari penyergapan ini, polisi berhasil menyita dua pucuk senjata revolver rakitan, sebilah senjata tajam, kunci "T", dua anak kunci T, dua unit sepeda motor, dua pasang plat nomor, obeng, tang dan tiga telepon selular.

Rekomendasi