Toko Buku (TB) Gunung Agung di Bandung Indah Plaza (BIP) satu-satunya yang ada di Kota Bandung resmi tutup. Pelanggan yang ada di Kota Bandung kecewa. Toko buku legendaris itu sudah tidak lagi beroperasi.Penutupan itu terkonfirmasi lewat selebaran yang ditempel di pintu masuk yang isinya : PENGUMUMAN. Kpd YTH pelanggan setia Toko Gunung Agung BIP Kami informasikan terhitung hari Senin 23 Mei 2016 Toko Gunung Agung Cabang BIP berhenti beroperasional.Hal itu diperkuat dengan pernyataan akun twitter @TokoGunungAgung yang menuliskan : 'Halo, foto yg berisikan pengumuman tsb ada di Toko Gunung Agung BIP, krn tanggal 23 kemarin Toko Gunung Agung di BIP sdh tutup.' demikian isi cuit Toko Gunung Agung, Selasa (25/5) siang dikutip merdeka.com."Yah kok tutup ya," ujar Ayu (14) siswi SMPN 2 Bandung di lokasi usai melihat penutupan Toko Gunung Agung Bandung, Rabu (25/5).Ayu sudah lama menjadi pelanggan toko buku tersebut karena selain lengkap, harganya pun bersaing dengan toko buku lain. "Di sinikan lengkap. Saya sering beli ke sini. Kalau tutup beneran kecewa pasti. Di sini lokasi juga strategis," ujarnya pada merdeka.com.Amel (16) yang datang ke lokasi juga kaget ketika Gunung Agung benar ditutup. Dia berharap penutupan itu hanya sementara. "Semoga ini enggak lama tutupnya. Yang penting di Bandung ada lagi Gunung Agung," ungkapnya.Salah satu pengelola yang ditemui di lokasi menyebut kenaikan harga sewa membuat TB Gunung Agung berat."Kenaikan sampai 80 persen, ya kita cari lagi. Ada di mal lain kawasan Kopo, sudah terbuka sih di sana (untuk TB Gunung Agung). Tapi kami masih pikir-pikir," kata salah satu pengelola yang enggan menyebut nama dan jabatan, di lokasi.Pengelola berkaos Gunung Agung di punggung itu tidak menjelaskan harga sewa yang selama ini sudah dibayar. Sewa biasanya dibayar per lima tahun. "Enggak tahu. Yang lain saja kalau mau tanya itu," ungkapnya. Saat ditanya pihak berwenang itu, manajemen TB Gunung Agung tidak ada di lokasi. "Enggak ada di lokasi," terangnya menambahkan.
Toko buku Gunung Agung di Bandung tutup, pelanggan kecewa
Salah satu pengelola yang ditemui di lokasi menyebut kenaikan harga sewa membuat TB Gunung Agung berat.
Rekomendasi