Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada omongan barter di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka Ariesman Widjaja. Pernyataan ini setelah ramai beredar BAP Ariesman menyebutkan adanya barter antara pemprov DKI Jakarta dengan PT Agung Podomoro Land (APL)."Menurut penyidik, tidak ada keterangan seperti itu, silakan lihat perkembangan di persidangan nanti, karena BAP tidak akan kita umumkan sekarang," ujar pelaksana kabiro humas KPK, Yuyuk Andriati, Senin (16/5).Dia juga kembali memastikan tidak ada BAP apapun yang bocor ke publik terkait hal tersebut. Dia menuturkan terkait benar tidaknya kabar tersebut akan diungkap saat persidangan nanti.Sebelumnya, dikabarkan dalam BAP tersebut Ariesman mengaku telah menggelontorkan uang kepada Pemprov DKI sebesar Rp 6 miliar untuk penertiban kawasan Kalijodo, Jakarta Utara, sebagai bentuk 'kompensasi' kewajiban kontribusi pengembang sebesar 15 persen kepada pemprov DKI Jakarta.Direktur Legal PT Agung Podomoro Land, Miarni Ang juga membantah adanya barter antara pemprov DKI Jakarta dengan PT APL."Bukannya Pak Ahok sendiri mengatakan bukan. Ya memang bukan," tandas Miarni seusai menjalani pemeriksaan saksi untuk tiga orang tersangka, Mohamad Sanusi (MSN), Ariesman Widjaja (AWJ), Trinanda Prihantoro (TPT), Kamis (12/5).Sikap berbeda ditunjukan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo meski dia tidak membantah ataupun membenarkan adanya kabar barter tersebut. Dia mengatakan KPK masih terus mendalami lebih lanjut lagi hal tersebut."Itu sedang kita selidiki juga. Kita sedang selidiki dasar hukumnya barter itu apa. Ada enggak dasar hukumnya," kata Agus di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.
KPK tegaskan tak ada barter reklamasi-Kalijodo di BAP bos Podomoro
Yuyuk juga kembali memastikan tidak ada BAP apapun yang bocor ke publik terkait hal tersebut
Rekomendasi