Petani di Muara Enim bunuh istri dan 2 anaknya di pondok

Pelaku menghabisi anggota keluarganya menggunakan pisau dapur.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Petani di Muara Enim bunuh istri dan 2 anaknya di pondok
Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Sadis, begitulah kata yang pantas ditujukan kepada seorang petani asal Desa Swarna Dwipa, Kecamatan Semendo Darat Tengah, Muara Enim, Sumsel, bernama Armadanial (43). Pasalnya, pelaku nekat membunuh istri, Susi (27) dan kedua anaknya, Parhan (6) dan Makiah (1).Pelaku menghabisi nyawa ketiga korban di dalam pondok di kebun mereka, Rabu (27/4) malam. Ketiga korban terbujur kaku dengan bersimbah darah dan baru diketahui warga keesokan harinya, Kamis (28/4) pagi.Polisi yang mendapat laporan langsung ke TKP dan menangkap pelaku tanpa perlawanan.Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto melalui Kapolsek Semendo, AKP Hery mengungkapkan, ketiga korban tewas akibat luka tusuk di sekujur tubuhnya, seperti perut, dada, wajah, dan leher. Luka tersebut akibat tusukan pelaku menggunakan pisau dapur."Benar. Tiga korban adalah istri dan dua anaknya. Mereka tewas diduga dibunuh pelaku yang tak lain adalah suami atau ayah korban," ungkap Hery, Kamis (28/4).Saat ini, kata dia, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang ditahan di Mapolsek Semendo."Kita tangkap tanpa perlawanan. Sekarang masih kita periksa," pungkasnya.

Rekomendasi