Pedagang Pasar Kliwon resah ada pembeli belanja pakai uang palsu

Terduga pelaku memiliki tubuh yang tidak terlalu tinggi dan berkepala agak pelontos.

Parwito
Oleh Parwito - Reporter
Pedagang Pasar Kliwon resah ada pembeli belanja pakai uang palsu
Uang palsu di Pasar Kliwon Rejo Amertani. ©2016 merdeka.com/parwito

Dalam kurun waktu beberapa hari terakhir, para pedagang di Pasar Kliwon Rejo Amertani, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah dibuat resah dengan berkeliarannya pria misterius yang diduga sebagai pelaku penyebaran uang palsu pecahan Rp 20 ribu. Wariyah (45), salah seorang pedagang menuturkan, pria tersebut kerap menggunakan uang palsu sebagai alat tukar pembelian barang dagangan.

Sayang, tidak ada satupun pedagang yang menyadari telah menerima uang palsu. "Dia selalu datang pada pagi hari. Setelah dicek dan sadar uang yang kami terima palsu, mau saya kembalikan, orang tersebut langsung buru-buru pergi," katanya, Selasa (26/4).Ia menuturkan, terduga pelaku yang masih berusia cukup muda tersebut memiliki ciri-ciri tubuh yang tidak terlalu tinggi dan berkepala agak pelontos atau botak. Meski tidak setiap hari menyambangi pasar, namun demikian setiap kali datang orang tersebut hampir pasti membawa uang dengan jumlah yang cukup banyak."Pokoknya kalau datang berbelanja pasti membawa uang segepok," imbuhnya.Siyam (64), pedagang makanan menambahkan, tak hanya berkeliaran sendiri, namun terkadang pria tersebut juga datang beserta dengan seorang wanita. Ia mengaku, dengan peredaran uang palsu itu pedagang kecil sepertinya merasa amat kecewa.Hal itu lantaran, uang palsu yang mereka terima sudah pasti tidak dapat digunakan lagi untuk proses transaksi atau berkulakan. Padahal, hasil keuntungan dari mereka berdagang tidak terlalu besar."Jujur kami merasa resah. Kalau tidak segera tertangkap, kemungkinan akan semakin banyak pedagang yang menjadi korban. Sudah untung kecil, terimanya uang palsu lagi, jelas pedagang rugi," keluhnya.

Rekomendasi