JK akui kelebihan kapasitas pemicu kerusuhan di setiap lapas

Oleh karena itu, perlu ada evaluasi terhadap kelebihan kapasitas dengan pengamanan lapas.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
JK akui kelebihan kapasitas pemicu kerusuhan di setiap lapas
Jusuf Kala. ©2012 Merdeka.com

Kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banceuy, Bandung, Jawa Barat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah. Pasalnya kericuhan yang terjadi selama ini diduga akibat tidak seimbangnya jumlah penghuni dengan kapasitas bangunan lapas.Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan di lapas secara berkelanjutan perlu dilakukan evaluasi terhadap kuantitas napi dengan kapasitas bangunan yang digunakan."Memang hampir semua penjara kelebihan kapasitas, kelebihan penghuni dari kapasitas yang ada. macam-macam sehingga memudahkan timbul masalah-masalah," kata Jusuf Kalla saat menghadiri acara peluncuran buku Ketua Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Harry Azhar Aziz di Dapur Sunda Pancoran, Jakarta, Senin (25/4).Selain mengevaluasi kelebihan penghuni, perlu diperhatikan pengamanan lapas. "Pengamanannya kurang, jadi banyak hal yang harus diperbaiki," tambah dia. Kendati demikian, kata pria yang kerap disapa JK ini, hal yang tidak kalah penting untuk mengantisipasi kerusuhan yang terus terjadi di lapas yaitu mengurangi tingkat kejahatan dalam bermasyarakat. "Lebih penting bagaimana mengurangi kejahatan, karena yang paling penting makin kurang orang masuk penjara berarti kejahatan harus kurang," pungkasnya.

Rekomendasi