Masalah sampah di anak Sungai Citarum tengah menjadi perhatian bersama. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku, tengah memiliki beberapa solusi untuk menyelesaikan masalah klasik tersebut.Pemerintah Kota Bandung meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat membantu pembuatan bendungan sampah di titik-titik aliran sungai yang banyak digenangi sampah."Kami diberi waktu tujuh hari untuk mengonsep jangka menengah penanganan sampah bersama, bagaimana. Sehingga di daerah-daerah perbatasan bisa dikelola tanpa harus lama," kata pria yang akrab disapa Emil ini, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (28/3). Menurutnya, bendungan sampah merupakan solusi jangka menengah selain juga upaya pengerukan sampah. Bendungan ini tidak akan melimpahkan sampah ke Kabupaten Bandung seperti yang terjadi selama ini.Dia melanjutkan, untuk banjir pihaknya akan membuat sejumlah kolam retensi (reservoir). Kolam retensi akan dibuat di kawasan Pagarsih. Menurutnya, luapan air akibat hujan di kawasan tersebut begitu besar."Bikin kayak basement, tapi isinya air," kata Emil. Keberadaan reservoir ini diharapkan mampu menampung air yang meluap dari sungai. Untuk pembangunan reservoir itu, pihaknya pun akan dibantu pemprov yang berasal dari dana darurat APBD Pemprov Jabar. Kendati begitu, Emil mengaku belum mengetahui volume kolam serta besaran dana yang dibutuhkan untuk pembangunan tersebut."Volumenya lagi dihitung. Citepus Pagarsih ini berapa," tandasnya.
Atasi sampah di Sungai, Ridwan Kamil bikin bendungan khusus
Bendungan ini tidak akan melimpahkan sampah ke Kabupaten Bandung seperti yang terjadi selama ini.
Rekomendasi