Penyidik Polda Metro Jaya hingga kini masih mengumpulkan bukti terkait kebakaran di Ruang Udara Bertekanan Tinggi (RUBT) Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Total sudah 11 orang saksi dilakukan pemeriksaan."Kami sudah periksa 11 orang saksi terkait kebakaran tersebut, hingga kini masih dalam tahap penyelidikan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, Jumat (18/3).Krishna mengungkapkan, pihaknya juga masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara dari para ahli terkait kebakaran yang menewaskan empat orang itu. "Kami menunggu hasil dari ahli forensik, kebakaran forensik, kimia forensik dan fisika forensik. Mereka yang ahli," ujarnya.Menurut dia, para ahli tersebut tengah menganalisa di tempat kejadian perkara berupa mengumpulkan percikan dari ledakan, benda, foto lokasi kejadian dan semua yang berkaitan untuk disambungkan."Nah mereka yang tahu. Bukan kami dan hingga kini belum keluar hasilnya, kami menunggu itu. Kalau nanti didapat, segera kami lakukan langkah selanjutnya. Intinya tunggu semua hasil jelas, karena penyidik tidak bisa mengira-ngira," kata Khrisna."Kalau pemeriksaan sudah, nanti mencari alat bukti lain. Kalau kasus kebakaran pergerakan utamanya selalu dari keterangan ahli dahulu, dan sebab insiden, namun ini belum dapatkan. Mereka masih butuh analisa, tidak boleh asal. Kita tunggu saja," pungkasnya.Diketahui sebelumnya, Senin 14 Maret 2016 kebakaran disertai ledakan terjadi di ruangan tabung Chamber Pulau Miangas, Gedung Ruang Udara Bertekanan Tinggi (RUBT) RS TNI AL Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.Dalam peristiwa tersebut, empat orang tewas, yakni, mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol (Purn) R Abubakar Nataprawira dan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo, Edi Suwardi Suryadiningrat dan Dimas Qadar Radityo yang keduanya belakangan diketahui merupakan besan dan adik dari menantu Irjen Pol (Purn) R Abubakar Nataprawira.
Polda Metro periksa 11 saksi terkait kebakaran RSAL Mintohardjo
Kepolisian juga menunggu hasil olah tempat kejadian perkara dari ahli terkait kebakaran yang menewaskan empat orang itu.
Rekomendasi