Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf meminta ada pihak yang bertanggung jawab atas insiden di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo. Diketahui bahwa insiden tersebut merenggut nyawa Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang juga Ketua Umum PGRI Sulistyo dan Purnawirawan Jenderal Polri, Abubakar Nataprawira."Jika sampai terjadi kebocoran atau korsleting harus ada tanggung jawab, apalagi ada tokoh besar, dan terapi itu rata-rata pejabat," kata Dede di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/3). Politisi Partai Demokrat ini berniat akan memanggil Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek. Hal tersebut guna mengklarifikasi lebih dalam terkait insiden itu."Kami akan meminta Menkes dalam konteks ini dan jajaran AL agar melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kecelakaan tersebut apakah memang human error aatu machine error. Kalau human error dan alat bekerja nonstop di luar kapasitas itu ditelusuri, meminta penyelidikan mendalam," ujarnya. Menurut Dede, terapi yang ada di RSAL sudah melakukan kegiatan selama hampir 15 tahun. Dia berharap ada pemeriksaan rutin terhadap prosedur dan peralatan agar tidak muncul insiden. Apalagi menurutnya banyak fenomena medis kekinian yang belum memiliki payung hukum. "Apapun terapi dilakukan berbagai RS, agar selalu dilakukan pengecekan rutin secara berkala karena mendengar banyak teknologi baru aturannya belum ada. Seperti sistem sel, kemudian ada penjualan organ tubuh, itu peraturan belum ada, adakan peraturan dulu agar tidak terjadi perbuatan yang tidak ada aturan," pungkasnya.
Ruang terapi RSAL terbakar & renggut nyawa, Komisi IX panggil Menkes
Menurut Dede Yusuf, banyak fenomena medis kekinian yang belum memiliki payung hukum.
Rekomendasi