Komisi I soal Menlu ditolak Israel: Dukungan ke Palestina tak luntur

"Penyelenggaraan OKI kemarin bentuk apresiasi luar biasa," lanjutnya.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Komisi I soal Menlu ditolak Israel: Dukungan ke Palestina tak luntur
Palestina. ©2012 Merdeka.com

Anggota Komisi I DPR, Ahmad Muzani tak mempersoalkan ditolaknya kehadiran Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Israel. Menurutnya, itu salah satu bentuk perjuangan Indonesia untuk Palestina."Tidak apa-apa. Saya kira perjuangan bangsa Indonesia mendukung Palestina tidak pernah luntur," ujar Muzani di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (14/3).Dia menjelaskan, alasan mendasar Palestina harus menjadi pembahasan khusus antara Indonesia dengan negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yaitu karena Palestina merupakan satu-satunya negara di Timur Tengah yang belum merdeka. Padahal sebelumnya, Palestina sudah dinyatakan merdeka namun pihak Israel masih melakukan pembatasan wilayah hingga penutupan akses ke Masjid Al Aqsa."Harus sungguh-sungguh. Penyelenggaraan OKI kemarin bentuk apresiasi luar biasa," lanjutnya.Selain itu, tambahnya, Indonesia perlu menyuarakan kemerdekaan Palestina di berbagai even. Tidak hanya dalam forum OKI."Ya kan even-even international banyak. Ada forum lain perserikatan bangsa-bangsa lain itu harus disuarakan," tandasnya.Untuk diketahui, Menlu Retno dijadwalkan melantik Konsul Kehormatan Republik Indonesia untuk Palestina di KBRI Ibu Kota Amman, Yordania, Minggu (13/3) sore waktu setempat. Awalnya Menlu berencana terbang langsung ke Kota Ramallah, Tepi Barat, demi melantik sosok Maha Abu-Shusheh, wanita tokoh masyarakat Palestina yang telah resmi menjadi perwakilan diplomatik RI.Namun, beberapa jam sebelum helikopter berangkat, Israel yang menguasai jalur udara antara Yordania-Israel tidak menerbitkan izin melintas (over flight) bagi rombongan pemerintah RI maupun Angkatan Udara Yordania yang sedianya mengawal Menlu Retno.

Rekomendasi