Semangat janda asal kota seni Gianyar, Bali, ini patut ditiru. Setelah ditinggal suami lebih dari 11 tahun, Ni Wayan Suklit (42) tidak putus asa demi hidup bersama anak semata wayangnya. Dia bersedia melakoni pekerjaan apa saja asal baik, termasuk menjadi sopir bus antar jemput siswa Trans Harmoni."Saya suka hal baru, sebelumnya saya jadi sopir ambulans selama 4 tahun. Mengemudikan bus, lebih menantang dan kesejahteraannya lebih tinggi" ungkap Suklit saat Road Show Bus Keliling Kota Gianyar, Senin (7/3).Suklit menuturkan, dirinya tidak merasa risih jika mengambil pekerjaan yang umumnya dilakoni laki-laki. Apalagi, Suklit mengaku sudah terbiasa mengambil pekerjaan laki-laki di rumah maupun di masyarakat."Sejak ditinggal suami kawin lagi, saya ngurus anak sendiri dan semua urusan keluarga," kenangnya.Kini setelah diterima sebagai sopir Bus Trans Harmoni, ibu satu anak dan satu cucu ini ingin menjadi sopir yang profesional. Sebelumnya saat menjadi sopir ambulans juga kerap diperbantukan sebagai cleaning service di klinik. Gajinya juga sangat rendah. "Saya ingin jadi Sopir yang tanpa embel-embel pekerjaan lain. Apalagi, kesejahteraan yang diberikan di Bus Trans Harmoni ini sangat menjanjikan," pungkasnya.
Demi anak, ibu di Gianyar jadi sopir ambulans dan bus sekolah
Selama empat tahun Suklit bekerja sebagai sopir ambulans. Kini dia alih profesi sebagai sopir bus sekolah.
Rekomendasi