Ibu gadis hilang setelah SMS 'tolong' ke ayah duga anak dihipnotis

Ibu korban, Choiriah, mengaku sudah sempat ke 'orang pintar' untuk melacak keberadaan anaknya.

Muchlisa Choiriah
Oleh Muchlisa Choiriah - Reporter
Ibu gadis hilang setelah SMS 'tolong' ke ayah duga anak dihipnotis
Nurri si anak hilang. ©2016 Merdeka.com

Seorang anak gadis bernama Nurria Puji Lestari hilang tak diketahui keberadaannya di sekitar Pasar Minggu-Tanjung Barat, Minggu (6/3). Siswi di SMKN 22 Jakarta ini dilaporkan hilang oleh orangtuanya setelah sebelumnya pamit akan ke rumah temannya yang berada di Pasar Minggu dengan menaiki angkot.Ibu korban, Choiriah, mengaku sudah sempat ke 'orang pintar' untuk melacak keberadaan anaknya. "Dia berangkat jam 10 WIB, SMS saya jam 11-an. Kata 'orang pintar' juga dia di rumah kosong daerah Pasar Minggu-Kalibata," kata Choiriah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (7/3). Dia menduga ada orang jahat yang hendak merampok barang-barang yang dibawa sang anak. Dia juga menduga anaknya menjadi korban hipnotis."Feeling aku ada yang mau ambil handphone sama laptop-nya. Kayak dihipnotis gitu. Ciri-cirinya pakai jilbab warna ungu, baju ungu kotak-kotak, celana jeans, sepatu kets, tas ransel ungu," katanya.Sementara itu, Kapolsek Pasar Minggu Kompol Zaky Nasution berjanji akan menindaklanjuti laporan anak hilang tersebut. Pihaknya akan menyelidiki segala kemungkinan yang terjadi."Semua laporan dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Berkaitan dengan anak hilang, kami akan selidiki kemungkinan-kemungkinannya apakah dia tidak pulang ke rumah karena di rumah temannya, tidak mau pulang dulu, atau ada yang berniat jahat pada yang bersangkutan. Jika ada perkembangan, kami akan sampaikan kepada orangtua yang bersangkutan. Sampai saat ini kami masih menyelidiki apakah korban memang tidak ingin pulang atau diculik," katanya saat dihubungi.Sebelumnya diberitakan, seorang anak gadis bernama Nurria Puji Lestari hilang tak diketahui keberadaannya di sekitar Pasar Minggu-Tanjung Barat, Minggu (6/3). Siswi di SMKN 22 Jakarta ini dilaporkan hilang oleh orangtuanya setelah sebelumnya pamit akan ke rumah temannya yang berada di Pasar Minggu dengan menaiki angkot."Saya khawatir karena anak saya mengirimkan SMS meminta tolong bahwa dia berada di suatu tempat yang tidak dia ketahui bersama orang yang tidak dia kenal," kata ayah Nurria, Budi Nuryanto, Senin (7/3).Setelah mendapatkan pesan tersebut, Budi langsung segera menelepon Nurria. Namun sayangnya ponsel anaknya itu tidak aktif. "Saya mencoba menghubungi dengan menelpon namun handphone tidak aktif," lanjut dia.Dia menceritakan, terakhir anaknya itu pergi dengan menggunakan baju kotak-kotak berwarna ungu, celana jeans dan sepatu Nike. Nurria memiliki ciri-ciri tinggi 155 cm dan berkulit sawo matang. Dia terakhir meninggalkan rumah pada 10.00 WIB."Anak saya pergi dari rumah pamit akan ke rumah temannya yang berada di Pasar Minggu dengan naik angkot namun sampai malam hari anak saya tidak pulang," pungkasnya.

Rekomendasi