Korban banjir Bangka Tengah bangun jembatan dari batang kelapa

Jembatan darurat yang terbuat dari batang pohon kelapa dibangun lantaran jembatan utama putus diterjang banjir.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Korban banjir Bangka Tengah bangun jembatan dari batang kelapa
Ilustrasi Banjir. ©2015 Merdeka.com

Banjir besar menyebabkan jembatan penghubung ke Desa Celuak, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung putus. Warga akhirnya bergotong royong membangun jembatan darurat dari batang pohon kelapa."Warga bergotong royong membangun jembatan darurat dari batang pohon kelapa agar bisa dilewati," kata Dani, petugas tanggap darurat banjir dari BNPB dan Kesbangpol Bangka Tengah di Koba, Sabtu (13/2).Dia menjelaskan, pembangunan jembatan darurat tersebut hanya bersifat sementara sembari menunggu pembangunan jembatan secara permanen dari proyek pemerintah daerah."Jika tidak dibangun jembatan darurat maka masyarakat akan terisolasi dan aktvitas sehari-hari jelas terganggu. Untung saja masyarakat berinisiatif membangun jembatan darurat tersebut," ujarnya.Dani didampingi warga korban banjir mengatakan, saat ini sedang dibangun jembatan yang putus diterjang banjir di Desa Kretak yang merupakan bantuan BNPB Provinsi Babel."Jembatan di Desa Kretak tersebut dibangun oleh BNPB Babel, materialnya dari besi baja namun tetap bersifat darurat agar akses sementara kembali lancar," ujarnya.Dijelaskan, jembatan sepanjang tujuh meter tersebut sebelumnya putus dan amblas diterjang banjir beberapa waktu lalu."Jembatan tersebut sangat penting karena satu-satunya akses masyarakat antardesa di daerah itu," ujarnya.Dia mengatakan, kondisi saat ini debit air sudah surut jauh namun sebagian titik masih terlihat tergenang beberapa centimeter."Sebagian warga ada yang sudah kembali ke rumah, namun ada juga yang tetap bertahan di posko pengungsian karena rumahnya terendam banjir," ujarnya.

Rekomendasi