Jenazah Rico Hermawan (21), korban tewas akibat ledakan yang terjadi di pos polisi Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1) lalu tiba di rumah duka Dukuh Jayan, RT 06 RW 01 Desa Senting, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (17/1) sekitar pukul 05.20 WIB.Jenazah Rico yang dibawa dari Jakarta melalui perjalanan darat disemayamkan sebentar di rumah duka dan dishalatkan di musala Al Ikhlas depan rumahnya. Sekitar Pukul 07.30 WIB, ratusan pelayat mengantarkan jenazah Rico ke pemakaman umum desa setempat.Isak tangis keluarga dan kerabat dekatnya pecah saat jenazah anak pertama dari dua bersaudara pasangan Joko Mulyanto dan Jumini itu diberangkatkan ke pemakaman. Paman Rico, Jono Tri Atmojo, mengatakan, kedua orangtua korban sangat terpukul atas kejadian yang menimpa Rico. Namun demikian, keluarga sudah berusaha untuk berlapang dada dan berusahan untuk ikhlas atas kejadian tersebut."Kami sangat terpukul dengan kejadian ini. Kematian keponakan saya tidak wajar, saat ditilang di pos polisi malah terkena bom. Kami mohon kejadian ini diusut tuntas," ujar Jono Tri Atmojo, saat ditemui wartawan.Pemakaman Rico mendapatkan pengamanan dari Polres Boyolali yang menerjunkan satu regu dari Satuan Sabhara dengan bersenjata lengkap dengan dibantu sejumlah aparat dari TNI. Kapolres Boyolali, AKBP Budi Sartono, juga tampak hadir di acara pemakaman tersebut.Seperti diketahui, sesaat sebelum ledakan bom terjadi, Rico terkena tilang polisi saat memboncengkan Anggun Artikasari, sepupunya. Belakangan diketahui Anggun juga menjadi korban luka dalam teror tersebut. Foto Anggun saat ditolong seorang pengemudi GO-JEK, beredar luas di media sosial.Menurut Jono, Rico cukup lama tinggal di Jakarta bersama kedua orangtuanya di kawasan Condet. Mereka jarang pulang ke Boyolali, meskipun saat Lebaran. Mereka hanya pulang saat ada keluarga yang punya hajatan."Terakhir dia pulang ke Boyolali pada bulan September 2014 lalu. Saat itu dia menghadiri hajatan pernikahan saudaranya," pungkas Jono.
Tiba di Boyolali, Rico korban bom di pos polisi Sarinah dimakamkan
Rico berada di pos polisi saat sedang ditilang oleh petugas sebelum ledakan bom terjadi.
Advertisement
Rekomendasi