Panglima TNI bungkam ditanya Paspampres bawa narkoba & pukul Camat

Gatot tak keluar sepatah kata pun saat diberondong pertanyaan oleh wartawan soal Paspampres bawa narkoba.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Panglima TNI bungkam ditanya Paspampres bawa narkoba & pukul Camat
Rapim Kementerian Pertahanan 2016. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo enggan memberikan komentar soal Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang bawa narkoba dan pukul Camat Tanah Abang Hidayatullah. Jenderal Gatot Nurmantyo pun langsung meninggalkan acara konferensi pers rapat pimpinan Kementerian Pertahanan.Padahal salah satu wartawan sudah menanyakan apa tanggapan Jenderal Gatot Nurmantyo soal Paspamres yang tertangkap membawa narkoba dan memukul Camat Tanah Abang. "Bagaimana ini bisa terjadi Paspampres tertangkap bawa narkoba dan memukul Camat Tanah Abang," tanya wartawan kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat jumpa pers di Kemenhan, Jakarta, Selasa (12/1).Namun Jenderal Gatot Nurmantyo hanya mendengarkan pertanyaan tersebut. Tanpa ada respons, dia hanya duduk santai di samping Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang sedang menjelaskan hasil Rapim Kemenhan 2016.Seperti diketahui, anggota TNI atas nama Frestiyan Ardha Pranata yang merupakan Paspampres dengan pangkat Pratu diamankan di Bandara Kualanamu, Medan. Dia kedapatan membawa 1 plastik transparan berisikan 1/2 butir pil ekstasi dan narkotika jenis sabu seberat 0.35 gram yang ditemukan dari topinya.Selanjutnya, anggota Paspampres grup A atau pengawal Presiden Joko Widodo, Serda Tomy dan Serda Tengku menganiaya Camat Tanah Abang Hidayatulloh dan personel Satpol PP, Mail Kurniawan. Kejadian itu terjadi pada Senin (11/1) malam sekitar pukul 23.45 WIB."Ya betul ditangani oleh POM," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (12/1).

Rekomendasi