Polisi masih selidiki kasus tewasnya pelanggan kafe usai minum kopi

Khrisna Murti meminta warga tak sembarangan bikin postingan soal penyebab tewasnya Mirna di kafe.

Muchlisa Choiriah
Oleh Muchlisa Choiriah - Reporter
Polisi masih selidiki kasus tewasnya pelanggan kafe usai minum kopi
Krishna Murti. ©2015 Merdeka.com

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti, memberi teguran keras kepada siapapun yang mengunggah penyebab meninggalnya Wayan Mirna Salimin di media sosial. Sebab dalam postingan tersebut menyudutkan pihak Restoran Olivier sebagai tersangka, padahal belum ada bukti kuat."Orang mati bisa disebabkan apa saja, hati-hati yang bicara dan asal update. Lebih baik dia lapor polisi supaya tidak muncul pelanggaran ITE," kata Krishna di Polda Metro Jaya, Jumat (8/1).Soal penyebab meninggalnya Mirna, Krishna pun mengungkapkan pihak kepolisian saja masih belum bisa mengetahui jelasnya. Oleh karenanya, pihak kepolisian belum bisa memberikan penjelasan."Polisi enggak boleh bilang katanya-katanya. Kan ada yang bilang katanya karena keracunan. Hati-hati loh orang yang meng-update di media sosial yang mengatakan dikasih racun tikus dan lain sebagainya. Saya baca pemberitaan itu," ungkapnya."Mana bisa kafe ngasih racun tikus, mati semua yang ada. Nanti kita tanya yang bersangkutan riwayat kesehatannya. Kalau masalah kopi, enggak usah dia, saya aja kalau minum kopi, lambung saya langsung naik. Saya juga muntah kalau kopi keras," papanya.Meski begitu, Krishna menjelaskan belum bisa menangani lebih lanjut kasus ini. Sebab, sampai saat ini masih ditangani Polsek Tanah Abang dan Polres Jakarta Pusat."Sampai saat ini belum ada laporan ke kita. Sementara biar kasus itu ditangani Polsek Tanah Abang dan berjenjang ke Polres Jakarta Pusat. Kalau perlu back up, ya kami back up," tutupnya.

Rekomendasi