Saat Roy berjuang hidup usai jatuh ke kawah Gunung Dempo

Korban ditemukan selamat di kedalaman seratus meter di kawah Gunung Api Dempo.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Saat Roy berjuang hidup usai jatuh ke kawah Gunung Dempo
Ilustrasi Pendaki Gunung. ©2015 Merdeka.com

Roy (18) seorang pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Palembang nyaris tewas setelah terpeleset lalu jatuh ke kawah Gunung Api Dempo, Pagaralam, Sumatera Selatan. Insiden itu terjadi saat Roy mendaki Gunung Api Dempo bersama 25 rekannya beberapa hari yang lalu.Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pagaralam, Herawadi mengungkapkan, kabar jatuhnya Roy di kawah Gunung Api Dermo berasal dari penjaga pos pendakian di Tugu Rimau, yang diteruskan ke petugas Basarnas Pagaralam.

Menindaklanjuti informasi tersebut, pihaknya langsung menerjunkan tim gabungan dari BPBD 40 orang, anggota SAR 4 orang dan dari PBK 20 orang untuk melakukan pencarian dan evakuasi."Benar, informasinya ada pendaki yang jatuh ke kawah Gunung Api Dempo," ungkap Herawadi, Senin (28/12).Dalam pencarian, tim gabungan yang dibantu masyarakat sekitar sempat mengalami kesulitan saat mengevakuasi korban lantaran kondisi lokasi yang licin. Meski demikian, upaya pengevakuasian berhasil. Korban ditemukan di kedalaman 100 meter dalam keadaan selamat.

Setelah ditemukan, tim gabungan langsung membawa korban menuju kaki gunung di Tugu Rimau untuk tindakan medis awal. Selanjutnya, langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut."Alhamdulillah sudah kita evakuasi pagi tadi, sekarang lagi turun ke Tugu Rimau," ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik Basarnas Pagaralam, Kusmi Effendi.

Kusmi menjelaskan, korban mengalami sejumlah luka memar di tubuhnya. Di antaranya di sekitar mata, kening, dada, dan kaki. Luka memar tersebut disebabkan benturan akibat terjatuh dari pelataran kawah gunung."Kondisinya sehat. Untuk kaki belum tahu apa mengalami patah tulang atau tidak," ujarnya.Mengantisipasi adanya korban berikut, salah satu jalur pendakian ke puncak Gunung Api Dempo Pagaralam, Sumsel yaitu Tugu Rimau, ditutup. Penutupan jalur tersebut karena dinilai sangat mengancam keselamatan para pendaki. "Untuk sementara, jalur menuju puncak Gunung Api Dempo dari Tugu Rimau ditutup. Sudah sangat membahayakan," ungkap Kusmi.

Kusmi menegaskan, kondisi hutan saat ini sudah gundul akibat terbakar pada musim kemarau yang lalu. Selain itu, situasi jalur tersebut berkabut tebal, dingin, dan licin akibat musim hujan. Hal inilah yang membuat seorang pendaki terjatuh ke kawah gunung."Sebenarnya sudah sering kami ingatkan bagi pendaki, tapi tetap ngotot," ujarnya.Bagi pendaki yang akan merayakan malam pergantian tahun, pihaknya menyarankan melewati jalur lain di Kampung Empat. Jalur tersebut masih aman untuk pendakian."Kampung Empat lebih aman dibanding Tugu Rimau, jalur ini yang kita arahkan menuju puncak," pungkasnya.

Rekomendasi