Di tengah kasus Papa Minta Saham, bos Freeport temui Gubernur Papua

"Kita harus tetap bergandengan tangan dengan Pemerintah Provinsi Papua."

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Di tengah kasus Papa Minta Saham, bos Freeport temui Gubernur Papua
Maroef Sjamsoeddin di sidang MKD. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Kasus Papa Minta Saham masih menjadi sorotan. Banyak pembahasan dalam rekaman pembicaraan Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin, mantan Ketua DPR Setya Novanto dan pengusaha minyak Muhammad Riza Chalid. Termasuk soal Papua.Kasus ini masih berjalan di Kejaksaan Agung. Meski begitu, Maroef tiba-tiba datang mengunjungi rumah dinas Gubernur Papua Lukas Embe, Jumat (25/12) malam.Seperti dilansir dari Antara. kunjungan Maroef yang hanya 30 menit tersebut guna untuk memperbaiki hubungan antara Freeport dengan masyarakat Papua sendiri. Pertemuan ini sekaligus mengucapkan selamat Natal kepada Lukas.Menurut Maroef, perbaiki hubungan ini penting terutama memberi kontribusi berarti bagi masyarakat Papua. "Kita harus tetap bergandengan tangan dengan Pemerintah Provinsi Papua, hal-hal yang mungkin di masa lalu belum terselesaikan, dengan komunikasi begini kita bisa tahu kami sebagai investor kurangnya apa," ujar Maroef.Dikemukakannya juga, meski segala hal tentang Freeport lebih banyak diurus ke pemerintah pusat, namun pihaknya ingin menghargai keberadaan pemerintah daerah tempat mereka berinvestasi, dan juga masyarakatnya."Freeport itu sebagai aset nasional yang didukung modal asing. Aset itu ada di negara Indonesia, dalam hal ini di Papua, jadi tentu kita tidak boleh mengabaikan atau melupakan keberadaannya di mana," kata Maroef.

Rekomendasi