Basarnas: Kapal Marina tenggelam karena cuaca buruk

Dia tak tahu apakah salah satu penyebabnya karena kelalaian.

Marselinus Gual
Oleh Marselinus Gual - Reporter
Basarnas: Kapal Marina tenggelam karena cuaca buruk
Ilustrasi Kapal Tenggelam. ©2015 Merdeka.com

Kapal penumpang Marina Bahari 2 B jenis fiber yang berlayar dari Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara menuju Pelabuhan Siwa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), tenggelam di perairan Teluk Bone, Sabtu (19/12). Diduga tenggelamnya kapal karena cuaca kurang baik."Semua katakan cuaca, tinggi air itu bisa melebihi tinggi kapal, bagaimana paniknya penumpang," terang Soelistyo dalam konferensi pers di Gedung Basarnas, Jl. Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (23/12). Soelistyo tak mau berandai-andai terkait adanya kelalaian manusia dalam kecelakaan ini. Sebelum kapal berangkat, kata dia, awak kapal biasanya memastikan kondisi cuaca sebagai suatu upaya pencegahan. "Itu yang saya maksud ada upaya pencegahan tapi itu bukan bagian dari Basarnas. Misalnya, kalau pesawat mau take off itu cek cuaca, cek kesiapan pesawat sehingga di delay karena itu, saya tak salahkan ini berandai-andai," jelas dia. Ia mengatakan, sebagai bahan pembelajaran ke depan, mesti ada upaya pencegahan agar yang sama tidak terulang lagi. "Ini yang ke depan jadi perhatian, pencegahan itu harus. Saya enggak tahu persis siapa yang punya kewenangan mencegah, tapi itu operator dan regulator pelayaran itu," tukas dia. Seperti diberitakan sebelumnya, KM Marina yang merupakan milik PT Balibis Putra Siwa yang dinyatakan hilang di antara Perairan Kolaka-Siwa tersebut memuat penumpang sebanyak 119 orang terdiri dari 91 orang dewasa, anak-anak 19 orang dan ABK sebanyak 10 orang. Namun dari pencarian, sebabnya 75 orang masih hilang. KM Maurina mulai berangkat dari Pelabuhan Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara menuju Pelabuhan Bansalae, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan sekitar pukul 11.00 Wita.Namun, pukul 16.00 Wita, kru melaporkan kapal diterjang ombak besar. Air pun masuk ke kapal. Setelah itu, Syahbandar Siwa kehilangan kontak dengan kru kapal tersebut.

Rekomendasi