Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memperluas program 'Saya, Perempuan Anti Korupsi (SPAK)'. Program ini diharapkan bisa menjangkau 800 ribu wanita di setiap provinsi."Nanti di 34 provinsi terdapat agen-agen SPAK yang menjangkau 1 juta orang termasuk di antaranya 800.000 perempuan," ucap Plt Wakil Ketua KPK, Johan Budi, di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta, Selasa (8/12).Ia mengatakan peran perempuan sangat penting dalam pencegahan korupsi."Melalui peran sentralnya sebagai ibu, istri dan anggota masyarakat, kaum perempuan diharapkan bisa menyemai pesan antikorupsi," bebernya.Untuk menyukseskan program tersebut, lanjutnya, KPK telah bekerja sama dengan Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ) untuk mengoptimalkan peran perempuan dan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Diklaimnya, program SPAK telah menghasilkan program positif."Program positifnya yaitu membebaskan 400 pasangan miskin dari pungli ketika pengurusan dokumen identitas hukum dan banyak perempuan yang mulai kritis menanyakan uang yang diberikan oleh suaminya," tandasnya.Diketahui, program SPAK telah diprakasai pada 22 April 2014 lalu. Setahun terakhir, program ini memiliki 499 agen di 13 provinsi dari berbagai latar belakang, seperti ibu rumah tangga dan pegawai negeri.
KPK targetkan 1 provinsi ada 800 ribu agen perempuan anti korupsi
Peran perempuan sangat penting dalam pencegahan korupsi.
Rekomendasi