Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar pelatihan diversifikasi untuk meningkatkan kemampuan pengolahan hasil perikanan.
Pelatihan ini bekerjasama dengan Balai Besar Pengujian Penerapan Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan diikuti 180 orang perwakilan dari tujuh kecamatan.
Kepala DPKP Kota Tangsel Dadang Raharja mengatakan, pelatihan ini akan memberi wawasan dan pengetahuan bagi masyarakat. Pasalnya, Tangsel memiliki kekayaan alam hayati yang menyimpan potensi besar. Namun sampai saat ini, belum dimanfaatkan secara optimal.
"Dengan pelatihan ini, dapat memberikan pemahaman dan meningkatkan kreativitas, inovatif. Pada intinya diversifikasi merupakan suatu proses pengembangan produk melalui penganekaragaman bentuk, cita rasa dan segala atribut yang melekat pada suatu produk," katanya.
Dalam kegiatan ini peserta diberi pengetahuan cara membuat sejumlah makanan olahan yang dapat menggunakan bahan dasar ikan seperti nugget dan baso.
"Kita ingin mereka bisa membuat bahan-bahan dari ikan sehingga bisa memberikan menu yang berbeda. Selain itu, anak-anak dibiasakan mengkonsumsi makanan berbahan ikan," jelasnya.
Sementara itu, perwakilan Balai Besar Pengujian Penerapan Hasil Perikanan KKP Burhanudin, meminta Pemkot Tangsel mengawasi pengendalian mutu dan keamanan pangan yang efektif untuk melindungi kesehatan konsumen. Dia juga meminta Pemkot dapat mencegah kerusakan ikan dan kecurangan ekonomi hasil perikanan.
"Daerah pun harus mendorong masyarakat dalam kegiatan pengolahan dan penyaluran ikan untuk mengurangi penyusutan dan limbah pasca panen perikanan, meningkatkan pemanfaatan hasil tangkapan dan memanfaatkan sumber daya yang ramah lingkungan,” terangnya. (ADV)