Polisi tak mau berkompromi saat menangkap pemerkosa karyawati berinisial RJ di jembatan penyeberangan orang (JPO) Pondok Pinang. Pelaku ITH dihadiahi timah panas karena mencoba melawan. "Awalnya petugas mau melumpuhkan tersangka, akhirnya tewas dengan dua tembakan di dada oleh Resmob di lapangan karena diskresi kepolisian," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti di RS Polri, Jumat (27/11).Menurut Khrisna, keberadaan pelaku berhasil diidentifikasi setelah korban mengenali wajahnya. Dengan sigap Tim Resmob Polda Metro dan Reskrim Polres Jakarta Selatan melakukan pengejaran."Ditreskrium Polda Metro Jaya akan menindak tegas penjahat jalanan. Tidak ada toleransi terhadap pelaku kejahatan seperti ini," tegasnya. Hasil penyelidikan diketahui ITH merupakan residivis kasus penganiayaan yang baru keluar penjara November 2014 lalu. Pria yang biasa menjadi timer bus di Lebak Bulus ini juga gemar menenggak minuman keras.
"Jadi dengan ini kami nyatakan kasus perkosaan dan perampokan yang terjadi di JPO telah terungkap. Pelaku tewas dan dihentikan demi hukum," tandasnya.
Seperti diketahui, ITH ditembak mati polisi saat dibekuk di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan. Saat ini jenazah pelaku sedang diotopsi di Rumah Sakit Kramatjati.